Blok-a.com – Dalam dunia perawatan rambut, pemilihan sampo yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala.
Dokter Tirta, seorang dokter yang sering berbagi informasi kesehatan di media sosial, menjelaskan perbedaan antara sampo SLS (Sodium Lauryl Sulfate) dan non-SLS dalam salah satu video TikTok-nya.
Dalam video tersebut, Dokter Tirta berbagi pengalamannya dengan rambut yang rusak akibat cat rambut berlebihan dan bagaimana dia akhirnya memilih sampo non-SLS untuk merawat kulit kepalanya yang sensitif.
Apa Itu SLS?
Berdasarkan penjelasan Dokter Tirta, SLS (Sodium Lauryl Sulfate) adalah bahan pembersih yang sering digunakan dalam produk perawatan pribadi, termasuk sampo. Fungsinya sebagai agen pembersih sangat efektif karena dapat menghilangkan kotoran, debu, dan minyak dari kulit kepala dan rambut.
Bahan ini juga memberikan efek berbusa yang banyak, yang disukai banyak orang karena terasa lebih bersih dan segar.
“SLS atau Sodium Lauryl Sulfate adalah suatu komponen sulfatan yang biasa digunakan sebagai agen pembersih pada personal care membersihkan kotoran membersihkan debu dan sekaligus minyak pada rambut atau tubuh” kata Dokter Tirta dalam salah satu video TikTok-nya.
Namun, meskipun efektif, Dokter Tirta menjelaskan bahwa SLS memiliki kelemahan. Bagi sebagian orang, terutama mereka yang memiliki kulit kepala sensitif atau rentan alergi, SLS bisa menyebabkan iritasi.
Iritasi ini bisa berupa peradangan, kemerahan, gatal, hingga kerontokan rambut. Bahkan, SLS dapat mengurangi lapisan pelindung alami kulit kepala (natural oil), yang mengarah pada dehidrasi dan kerusakan lebih lanjut pada rambut dan kulit kepala.
“Cuman dia ada kelemahannya. Pada beberapa orang yang mengalami alergi atau kulit yang sangat sensitif dia juga bisa menimbulkan peradangan jadi kerontokan, kemerahan, terus habis itu kulit kepalanya jadi rontok warna kuning-kuning,” ungkapnya.
“Ini diakibatkan karena salah satu efek SLS juga mendegradasi dari natural oil dan mendegradasi dari beberapa zat lain pada kulit kepala,” sambungnya.
Apa Itu Sampo Non-SLS?
Sebagai alternatif, banyak orang yang memiliki kulit kepala sensitif memilih menggunakan sampo non-SLS. Sampo ini umumnya mengandung bahan pembersih yang lebih lembut, yang tidak akan menghilangkan minyak alami kulit kepala secara drastis.
Seperti yang dijelaskan oleh Dokter Tirta, meski sampo non-SLS tidak menghasilkan busa sebanyak sampo dengan SLS, efektivitas pembersihannya lebih lembut dan ramah bagi kulit kepala sensitif.
Lantas mana yang lebih baik?
Menurut Dokter Tirta, pilihan antara sampo SLS dan non-SLS sangat bergantung pada jenis kulit kepala dan rambut seseorang.
Jika kulit kepala Anda sensitif dan rentan iritasi, sampo non-SLS bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Sampo ini lebih lembut dan tidak menyebabkan iritasi atau kerontokan yang berlebihan.
Namun, jika rambut Anda sangat kotor dan Anda tidak memiliki masalah kulit kepala sensitif, sampo SLS bisa lebih efektif karena kemampuannya yang kuat dalam membersihkan kotoran dan menghasilkan busa yang banyak. (hen)









