Jarang yang Tahu, Mandi Junub Jangan Keramas Dulu, Ini Kata Gus Baha

KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha (foto: Wikimedia)
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha (foto: Wikimedia)

Blok-a.com – Banyak orang yang melakukan kesalahan saat mandi junub, sehingga ibadah mereka menjadi tidak sah.

KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau dikenal dengan panggilan Gus Baha. Menjelaskan bahwa salah satu kesalahan umum mandi junub adalah menggunakan sabun atau sampo terlebih dulu.

Menurut Gus Baha, sabun dan sampo dapat mengubah sifat air, sehingga air yang digunakan untuk mandi junub menjadi tidak sah. Hal ini karena syarat sah mandi junub adalah air yang digunakan harus suci dan tidak ada yang mengubah sifatnya.

Kebiasaan menggunakan sabun atau sampo setelah hanya satu cidukan air saat mandi junub juga tidak benar. Alasannya masih sama, karena sabun dan sampo mengubah sifat air. Ini menyebabkan air yang digunakan tidak mensucikan atau tidak dapat menghilangkan hadas besar.

“Makanya seperti orang mandi junub itu banyak yang salah, jadi 1 ciduk air langsung gunakan sampo,” terang Gus Baha.

Lalu, Gus Baha juga menjelaskan cara mandi junub yang benar. Setelah niat, mandi menggunakan air bersih saja terlebih dulu sampai selesai. Setelah itu, baru boleh menggunakan sabun dan sampo.

“Jika kalian menggunakan sampo terlebih dahulu, maka kemampuan air yang menyebar sudah jadi mutaghoyyir (berubah),” jelas Gus Baha.

Gus Baha juga menegaskan bahwa niat harus diutarakan setiap kali memulai bagian baru saat mandi junub. Contohnya, jika memulai dari kepala, maka niat diucapkan saat air pertama kali disiramkan ke kepala.

“Pokoknya yang setiap bersamaan niat, awwalul fardhi. Bebas, semua bentuknya awal bebas, cuma apapun pilihan Anda, langsung dibersamai niat,” papar Gus Baha.

Gus Baha mengingatkan bahwa hal-hal yang dapat mengubah sifat air, seperti sabun, sampo, dan kotoran, harus dihilangkan terlebih dahulu sebelum mandi junub.

“Jadi misalnya nawaitu raf’al hadtsil akbar terus kalian gunakan sampo, resikonya tadi semua proses ini mutaghoyyir, sebab berbau sampo,” tambah Gus Baha.

Oleh karena itu, Gus Baha berpesan agar tidak menggunakan sabun atau sampo terlebih dahulu sebelum mandi junub selesai. Hal ini untuk memastikan bahwa mandi junub yang dilakukan sah dan ibadah yang dikerjakan menjadi afdhol. (art/gni)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?