Kota Malang, blok-a.com – Siswa dan siswi SMK PGRI 7 Kota Malang terlihat sibuk di Ruang Tata Boga sekolah tersebut. Pasalnya, para siswa jurusan kuliner ini tengah mengikuti kompetisi bertajuk ‘Clash Of Cui Mie’ yang digelar oleh Hot Cui Mie Malang.
Kompetisi digelar guna memperingati 25 tahun keberadaan restoran cui mie ikonik khas Kota Malang tersebut.
SMK PGRI 7 sendiri menjadi lokasi ketiga dalam pelaksanaan kompetisi ini. Pada hari sebelumnya, panitia telah menyasar SMKN 3 Malang dan SMKN 12 Malang.
Ketua Pelaksana Roadshow Clash of Cui Mie, Iik Andriani mengatakan. Selain untuk memperingati ulang tahun Cui Mie, kompetisi ini juga digelar untuk mencari bibit-bibit chef berbakat di Kota Malang.
“Kita itu bikin kompetisi lomba memasak Cui Mie, kita ngangkatnya itu Cui Mie Malangan, ya, yang kita highlight di situ. Cui Mie Malang ini nanti bisa dikreasikan sama siswa-siswi dari SMK-SMK di Kota Malang, khususnya SMK-SMK Tata Boga. Kita sudah ke 5 SMK. Ini salah satunya itu di SMK PGRI 7 hari ini,” kata Iik, Rabu (22/1/2025).
Iik mengaku antusias para siswa sangat semangat saat mengikuti kompetisi ini. Ia menambahkan bahwa saat babak penyisihan ini, menu kreasi yang dibuat oleh para siswa akan dinilai oleh para juri. Mereka adalah perwakilan Hot Cui Mie dan guru sekolah tersebut.
“Meski baru pertama kali digelar, kami melihat antusias siswa lumayan tinggi. Bahkan harus kita batasi per sekolah 7 peserta meski sebenarnya banyak yang ingin mendaftar,” tuturnya.
Iik menjelaskan, kompetisi ini membebaskan para siswa untuk berkreasi sesuai dengan kreativitas masing-masing. Namun, tetap menggunakan komponen khas Cui Mie Malang itu sendiri.
“Jenis masakannya bebas. Mereka jadi bebas mengkreasikan apa pun gitu, ya. Tapi tidak menghilangkan kondimen dasar dari Cui Mie Malang. Jadi kita, kan bawa bumbu mentahnya di sini. Ada bumbu mentah buat Cui Mie-nya. Sama ada kondimen dasarnya, itu ada ayam cincang sama kulit pangsit. Jadi tetap mempertahankan ciri khas dari Cui Mie itu sendiri,” bebernya.
Nantinya, dikatakan Iik, babak Grand Final akan diselenggarakan tanggal 9 Februari mendatang, bertepatan dengan ulang tahun Hot Cui Mie Malang yang ke 25. Dan dua siswa yang menjadi pemenang di babak penyisihan akan mewakili sekolahnya masing-masing untuk bertarung di fase Grand Final.

“Untuk pendaftaran ini sendiri itu gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun. Jadi antusiasme dari teman-teman SMK sangat luar biasa sekali dari awal kita gelar roadshow ini,” jelasnya.
Antusiasme SMK PGRI 7 Sambut Clash Of Cui Mie
Sementara itu, Guru SMK PGRI 7 Kota Malang, Kun Subekti mengaku sangat bangga dengan ditunjuknya sekolahnya sebagai salah lokasi Roadshow Clash of Cui Mie ini. Dengan adanya roadshow ini, para siswa bisa langsung mempraktikkan apa yang sudah dipelajari di kelas.
“Sangat bangga sekali, karena untuk menambah kepercayaan anak-anak ketika tampil di hadapan umum. Kemudian, ini, kan sebagai salah satu juga untuk meningkatkan kompetensi anak-anak. Karena selain mereka mendapatkan materi di kelas, mereka kan bisa mengaplikasikannya dengan kompetisi ini,” katanya.
Achmad Muhajir, salah satu siswa yang lolos ke babak Grand Final mengaku bahagia dengan adanya kompetisi ini.
“Bahagia ya bisa berkesempatan untuk menampilkan kemampuan saya di bidang memasak,” katanya.
Siswa kelas 11 yang bercita-cita menjadi chef profesional ini akan mempersiapkan sebaik mungkin untuk menatap Grand Final mendatang. Ia meyakini dengan kemampuannya akan menjadi juara kompetisi yang digelar oleh Hot Cui Mie ini.
“Pastinya apa yang disampaikan pak juri tadi akan saya perhatikan. Yakin juara mas,” tegasnya. (yog/gni)




