Kota Malang, blok-a.com – Bulan Ramadan selalu menjadi momen spesial bagi umat muslim, termasuk di lingkungan Masjid Ainul Yaqin yang berlokasi dekat Universitas Islam Malang (Unisma).
Masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang semakin ramai selama Ramadhan.
Sulhan, salah satu mahasiswa Unisma sekaligus anggota remaja masjid Ainul Yaqin, mengungkapkan bahwa suasana masjid saat Ramadan terasa sangat meriah, terutama di waktu-waktu menjelang berbuka puasa.
“Karena momennya Ramadan, banyak mahasiswa yang kuliah di Unisma antusias datang ke masjid ini, apalagi pas maghrib. Selain buka bersama dengan teman, mereka juga sering buka puasa di masjid ini setelah pulang kuliah sore,” jelas Sulhan ke blok-a.com, Senin (17/3/2025).
Sulhan menambahkan, kegiatan selama Ramadan di masjid ini sangat beragam. “Ada Satgas Ramadhan yang mengurus pembagian takjil dan nasi untuk jemaah, lalu kemarin juga baru selesai kegiatan Pesmatif atau Pesantren Mahasiswa Aktif selama 16 hari. Kita juga ada kegiatan sosial lainnya seperti bakti sosial, zakat, dan lain-lain,” ujarnya
Untuk seluruh kegiatan di Masjid Ainul Yaqin, tanggung jawab utamanya ada pada Ketua Takmir, Bapak Kukuh Santoso. Namun, menurut Sulhan, setiap kegiatan biasanya memiliki ketua masing-masing. “Misalnya, Satgas Takjil ada ketuanya sendiri, begitu juga untuk kegiatan zakat dan bakti sosial,” ujarnya
Masjid Ainul Yaqin juga rutin mengadakan buka bersama setiap hari selama Ramadhan. “Biasanya sebelum maghrib, kupon makan dibagikan. Setelah shalat maghrib berjamaah, kupon ditukar dengan nasi,” tutur Sulhan. Ia menambahkan, meskipun kapasitas masjid bisa menampung hingga 500 jamaah, makanan yang disiapkan untuk berbuka sekitar 100-200 porsi per hari. “Sumber makanannya dari masyarakat dan jamaah sekitar yang menyumbang,” katanya
Menariknya, kegiatan di masjid ini juga banyak digerakkan oleh anak-anak muda yang tergabung dalam ARMI (Asosiasi Remaja Masjid Ainul Yaqin). Mereka aktif mengatur dan melaksanakan berbagai program di masjid, mulai dari takjil, pesantren kilat, hingga kegiatan sosial.
“Biasanya yang aktif di masjid ini teman-teman mahasiswa UNISMA, terutama yang tinggal di lingkungan masjid,” jelas Sulhan. Ia juga menambahkan bahwa antusiasme masyarakat sangat besar, apalagi karena Ramadhan hanya datang setahun sekali. “Hari biasa juga lumayan ramai, tapi Ramadhan lebih ramai lagi, orang ingin meramaikan masjid,” tambahnya.
Selain mahasiswa dan masyarakat sekitar, jamaah yang hadir untuk berbuka bersama cukup beragam. “Ada mahasiswa, jamaah umum, kadang ojek online yang lewat, bahkan santri dari pesantren dekat masjid,” ujarnya
Sulhan menyampaikan harapannya untuk masjid ini. “Semoga masjid Ainul Yaqin semakin makmur, pengurusnya selalu diberi kesehatan dan kelancaran dalam mengelola masjid ini,” katanya
Bagi Sulhan pribadi, Ramadhan menjadi momen penting untuk refleksi diri. “Makna Ramadhan bagi saya, untuk memperbaiki diri, karena di bulan ini insyaAllah segala amal kebaikan dilipatgandakan,” tutup mahasiswa semester 6 jurusan Pendidikan Agama Islam tersebut.
Penulis: Mahasiswa Magang Unitri, Olivia Yasinta Mantut









