Banyuwangi, Blok-a.com – Memasuki hari ke enam pasca Hari Raya Idulfitri 1447 H, harga jual komoditas bahan pokok penting (bapokting) seperti cabai, aneka sayuran, daging sapi dan ayam, di Pasar Tradisional/Pasar Daerah (Pasda) Banyuwangi alami penurunan signifikan, Jum’at (27/3/2026).
Salah satunya yang terjadi di Pasda Glenmore, Kecamatan Glenmore. Harga cabai rawit yang sebelumnya berkisar antara Rp90 hingga Rp100 ribu, hari ini turun menjadi Rp65 ribu per kilogram. Begitu juga dengan harga jual cabai merah besar, dari Rp50 ribu menjadi Rp40 ribu/kg. Sedang cabai hijau yang awalnya Rp50 ribu, hari ini menjadi Rp45 ribu/Kg
Sama halnya dengan daging sapi, dalam sepekan juga mengalami penurunan hingga tiga kali. Awalnya pada H-2 hingga H+2 Lebaran, harganya mencapai Rp160 ribu. Pada H+3 sampai H+5, turun di angka Rp150 ribu, lalu pada H+6 hingga hari ini kembali normal di kisaran Rp140 ribu/kg.
Sementara untuk harga daging ayam potong, yang awalnya dari Rp145 ribu saat ini menjadi Rp140 ribu/kg. Begitu juga dengan daging ayam kampung, dari Rp90 ribu, turun menjadi Rp80 ribu/kg.
Untuk harga bawang merah, alami penurunan hingga dua kali dalam sepekan. Sebelumnya harga jualnya mencapai Rp50 ribu, namun setelah turun ke Rp45 ribu, hari ini menjadi Rp40 ribu/kg. Sedangkan bawang putih tetap stabil di harga Rp30 ribu/kg.
Selanjutnya untuk harga aneka sayuran, seperti kubis, buncis, tomat, dan lain-lain, berikut rincian perubahan harga yang berhasil dicatat:
- Kubis dari Rp12 ribu turun menjadi Rp10 ribu/kg
- Buncis dari Rp15 ribu jadi Rp12 ribu/kg
- Tomat dari Rp12 ribu menjadi Rp10 ribu/kg
- Kentang dari Rp20 ribu turun Rp16 ribu/kg
- Tempe dan tahu mentah dari Rp6.000, per hari ini menjadi Rp5.000 per 10 biji
Sebab Turunnya Harga Bapokting di Pasar Tradisional Banyuwangi Pasca Lebaran
Sementara itu, Koordinator Pasda Glenmore, Muh. Habibi saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa terjadinya penurunan harga komoditas bapokting pasca Lebaran diduga disebabkan oleh beberapa hal.
Penyebab pertama adalah terjadinya peningkatan pasokan/stok. Pasalnya, setelah Lebaran pasokan bahan pokok penting seperti sayuran, daging, dan cabai milik pedagang mungkin meningkat karena petani dan pedagang kembali beraktivitas normal, sehingga harga turun.
“Sedang yang kedua disebabkan oleh adanya penurunan permintaan. Setelah Lebaran permintaan akan bahan pokok penting yang jelas menurun karena masyarakat sudah kembali ke aktivitas normal dan tidak lagi membutuhkan stok besar untuk perayaan,” urai Habibi.
Tetapi untuk bapokting jenis beras dan minyak goreng, sambungnya lagi, hingga hari ini harganya tetap stabil.
“Harga beras medium tetap stabil Rp13.000, beras premium Rp14.800, dan beras ter-murah Rp12.500/Kg. Kemudian untuk minyak goreng kemasan premium juga tetap Rp22.000/L. Kemasan sederhana Rp20.000/L, lalu minyak curah Rp19.000/kg,” imbuhnya.
Habibi menambahkan, untuk kondisi Pasar Hewan Glenmore, hari ini memasuki hari pasaran pertama setelah lebaran, jumlah hewan ternak atau sapi dan kambing yang dibawa pedagang kurang lebih hanya berkisar 90-100 ekor.
“Mengenai harga sapi masih terbilang cukup mahal karena kurang barang. Para petani rata-rata masih mempertahankan hewan ternaknya untuk dijual mendekati hari Raya Kurban. Sedangkan untuk harga kambing saat ini mengalami penurunan drastis. Kambing jantan umur 5 bulan sebelumnya masih berkisar Rp1,4 – 1,5 juta per ekor, hari ini hanya Rp700 ribu/ekor,” beber Habibi.
Begitu juga dengan pembeli yang datang, dihari pasaran pertama ini hanya dari wilayah lokal atau dari wilayah Banyuwangi.
“Kami berharap mudah-mudahan di hari pasaran Jumat depan selain pembeli dari luar kota sudah datang semua, jumlah hewan ternak yang dibawa pedagang juga alami peningkatan, sehingga hasil penarikan restribusi bisa mengalami peningkatan signifikan,” tutupnya. (kur/ova)










Balas
Lihat komentar