Pjs Bupati Mojokerto Ajak ASN Belanja Produk Lokal Lewat Aplikasi Tumbas

Pjs Bupati Mojokerto Akhmad Jazuli saat memberikan sambutan dalam sosialisasi aplikasi marketplace Tumbas di hotel Aston.(dokumen Kominfo)
Pjs Bupati Mojokerto Akhmad Jazuli saat memberikan sambutan dalam sosialisasi aplikasi marketplace Tumbas di hotel Aston.(dokumen Kominfo)

Mojokerto, blok-a.com – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Mojokerto, Akhmad Jazuli, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Mojokerto untuk menjadi pelopor penggunaan aplikasi marketplace “Tumbas,” yang dikembangkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto.

Ajakan ini disampaikan Pj Bupati Jazuli saat menghadiri sosialisasi aplikasi Tumbas di Hotel Aston, Kenanten, Kecamatan Puri, pada Selasa (29/10/2024) pagi.

Aplikasi Tumbas dirancang untuk memasarkan produk unggulan lokal dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Ia menekankan bahwa aplikasi Tumbas bukan hanya sekadar inovasi untuk memperoleh penghargaan, melainkan alat yang bermanfaat bagi seluruh pihak. Baik pelaku UMKM maupun konsumen di Mojokerto.

“Aplikasi Tumbas ini bukan sekadar keren-kerenan atau hanya untuk meraih piagam penghargaan. Esensi dari Tumbas adalah mempermudah transaksi bagi masyarakat. Aplikasi ini menguntungkan semua pihak dan mendorong kemampuan daya beli masyarakat,” kata Jazuli.

Dalam upayanya untuk mendorong ASN menggunakan aplikasi ini, Pj Bupati Jazuli mengimbau setiap ASN agar berbelanja di aplikasi Tumbas setidaknya Rp100.000 per bulan.

Langkah ini, menurutnya, akan membuat aplikasi Tumbas lebih eksis dan efektif dalam memperkuat ekonomi lokal.

“Harapannya, ASN menjadi pelopor. Terutama bagi ibu-ibu ASN, ayo kita manfaatkan aplikasi Tumbas ini. Saya mendukung dan menekankan pentingnya edaran dari Sekda yang mengajak ASN untuk bertransaksi rutin di Tumbas, minimal Rp100.000 per bulan. Dengan cara ini, kita bisa memastikan Tumbas tidak hanya menjadi nama,” tambah Jazuli.

Plt Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto, Iwan Abdillah, menambahkan bahwa tujuan utama sosialisasi aplikasi Tumbas adalah untuk mengoptimalkan transaksi dan mendukung pendapatan UMKM di Mojokerto.

“Kegiatan sosialisasi ini bukan hanya sekadar informasi, tapi juga bertujuan agar transaksi di Tumbas terus berkembang dan mampu meningkatkan pendapatan UMKM kita,” ujar Iwan.

Hadir dalam sosialisasi ini antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Nurul Istiqomah, Staf Ahli Bupati, dan Kepala Perangkat Daerah di Kabupaten Mojokerto, yang turut mendukung pengembangan aplikasi Tumbas sebagai sarana pemberdayaan ekonomi lokal.(sya/lio)

Exit mobile version