Kisah Supriatna Raup Untung Ratusan Juta dengan Modal Ban Bekas

Supriatna sedang melakukan pengecatan replika bunga untuk dikirim di wilayah Solo Jawa Tengah (Blok-a.com / Putu Ayu Pratama S)
Supriatna sedang melakukan pengecatan replika bunga untuk dikirim di wilayah Solo Jawa Tengah (Blok-a.com / Putu Ayu Pratama S)

Awalnya cuma membuat karya replika berbentuk burung, sekarang ia melayani pembuatan bentuk-bentuk lain. Di antaranya aneka jenis hewan dalam berbagai ukuran, bermacam-macam tumbuhan, dan bentuk lainnya sesuai permintaan.

Dikatakan Nana, pelanggannya kebanyakan adalah kalangan pelaku bisnis pariwisata. Replika karyanya biasa dipasang untuk pemanis objek wisata.

Pesanan paling banyak berasal dari dari Jawa Tengah, seperti Klaten, Sleman, dan sekitarnya. Bahkan tak sedikit pemesan dari luar pulau, misalnya Kalimantan, Batam, dan Papua.

“Di sana (Kalimantan) pernah dikontrak selama enam bulan oleh pengusaha wisata. Untuk mengerjakan replika mengisi kawasan wisata,” imbuh Nana.

Untuk satu karya replika bentuk hewan berukuran kecil, Nana membandrolnya mulai ratusan ribu rupiah. Sementara untuk ukuran raksasa harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Selain mempertimbangkan besar kecilnya, Nana mematok harga karyanya berdasarkan tingkat kesulitan.

“Lama pengerjaan untuk burung atau ukuran kecil bisa sampe tiga hari. Kadang ada sampai 10 hari, ada juga saya buat yang berbulan-bulan. Untuk harga tertinggi, ada dari Rp50 juta sampai dengan Rp 200 juta juga ada. Itu pengerjaannya sampai tiga bulan lebih,” ucapnya.

Selain mengurangi sampah ban bekas, aktivitas Nana dirasa juga sedikit membantu para penyedia jasa tambal ban di sekitar tempat tinggalnya. Pasalnya, pemilik bengkel tambal ban sering menjual ban bekasnya untuk kemudian diolah kembali oleh Nana.

“Satu bannya saya beli seribu lima ratus sampai dengan dua ribu rupiah. Jadi alhamdulillah bisa membantu para tukang tambal ban. Mereka jadi langganan untuk menjual ban bekas ke saya, karena mereka tau saya membutuhkan dalam jumlah banyak,” pungkasnya. (ptu)

Exit mobile version