Budidaya Maggot Desa Sidomojo Sidoarjo, Inovasi Ketahanan Pangan Ramah Lingkungan

Bhabinkamtibmas Polsek Krian kunjungi lokasi budidaya Maggot Desa Sidomojo.
Bhabinkamtibmas Polsek Krian kunjungi lokasi budidaya Maggot Desa Sidomojo.

Sidoarjo, blok-a.com – Budidaya maggot atau larva lalat black soldier fly (BSF) di Desa Sidomojo, Kecamatan Krian, Sidoarjo, menjadi salah satu inovasi menarik yang didukung oleh Polsek Krian sebagai bagian dari program ketahanan pangan masyarakat.

Kegiatan ini dinilai potensial sebagai solusi pakan ternak yang alami, ekonomis, dan ramah lingkungan karena memanfaatkan limbah organik sebagai media budidaya.

Pada Senin (7/4/2025), Bhabinkamtibmas Desa Sidomojo, Aipda Didik Suprianto, mewakili Polsek Krian, meninjau langsung lokasi budidaya maggot yang dikelola oleh warga setempat.

Kunjungan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap inisiatif warga yang menciptakan peluang ekonomi baru sekaligus mendukung program ketahanan pangan mandiri di wilayah hukum Polsek Krian, Polresta Sidoarjo.

“Budidaya magot ini bukan hanya inovatif, tapi juga sangat bermanfaat dalam menciptakan peluang usaha kreatif bagi warga di Desa Sidomojo,” ujarnya.

Selain menciptakan peluang usaha, budidaya maggot juga memiliki manfaat ekologis, yakni membantu mengurangi limbah organik dan menyediakan pakan ternak alternatif yang murah serta bergizi.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing menjelaskan, pihaknya telah mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas untuk turun langsung ke kelompok-kelompok warga penggerak. Utamanya dalam pemanfaatan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di lahan tidur.

“Sampai saat ini implementasi program ketahanan pangan Polresta Sidoarjo Polda Jatim terlaksana secara masif sampai ke tingkat desa. Harapannya dalam kegiatan ini bisa berdampak langsung pada terpenuhinya swasembada pangan mandiri bagi masyarakat,” jelasnya.(fah/lio)

Exit mobile version