Kota Malang, blok-A.com – Menuju Porprov 2023 dan Pra PON, Pertina (Persatuan Tinju Amatir Indonesia) Kota Malang, menggelar sparing terbuka di Manggala Boxing Camp Yon Bekang 2 Kostrad, Selasa (06/09/2022).
Sekitar pukul 14.30 WIB, para peserta tengah bersiap melakukan sparing dengan lawannya, demi mendapatkan tiket menuju Porprov 2023.
Lonceng berbunyi, tanda permainan dimulai. Masing masing perserta terbagi menjadi 2 kubu yaitu merah dan biru.
Sparing semakin memanas, para peserta saling menunjukan kebolehannya dalam bertinju.
“Ayo uppercut nya,” ujar salah satu pendamping.
Ketua Umum Pertina Cabang Malang, Yiyesta Ndaru Abadi menjelaskan bagaimana persiapan untuk atlet tinju Kota Malang, menuju Porprov 2023 dan Pra PON.
“Ada 18 peserta yang ikut hari ini. Di tahun 2022 cuman 12 atlet, di tahun 2023 target semua kelas harus terisi. Paling tidak 22 atlet,” ujarnya.
Yesta mengatakan bahwa di Porprov 2022, persiapannya masih belum sempurna. Tentu karena adanya covid di tahun sebelumnya, waktu yang mepet, hingga Kota Malang hanya membawa satu perak enam perunggu. Yesta menjelaskan target kedepannya.
“Kemaren karena covid dan waktu yang mepet, jadi belum maksimal. Target tahun depan adalah tiga emas,” pungkasnya.
Terpisah, Danyon Bekang Letkol CBA, Firmanudin Lilawangsa, S.IP turut hadir mendukung acara sparing tersebut, hingga para atlet bisa membawa harum Kota Malang, untuk Porprov 2023 dan Pra PON.
“Saya mendukung karena di Batalyon ini, sasananya memadahi dan lengkap. Karena memang dari pimpinan, pemusatan atlet tinju divisi dua kostrad itu disini. Jadi banyak sparing, sebulan dua kali,” ujarnya.
“Harapannya dengan adanya sasana ini, kegiatan dan event tinju makin sering, dan Kota Malang punya petinju profesional seperti dulu,” tutup Firman.
(mg1/bob)









Balas
Lihat komentar