Pengalaman Berharga Siswa Asal Malaysia Belajar di SMKN 4 Malang, Dapat Inspirasi Tugas Akhir Tahun

Kota Malang, blok-A – Pengalaman berharga didapat siswa asal Kolej Vokasional Seri Manjung (KVSM) Perak Malaysia, Amirul Ashraf (19) yang telah mengakhiri masa studinya di SMKN 4 Kota Malang.

Dalam masa studi selama 20 hari Amirul mengatakan telah banyak mendapatkan pengalaman yang berharga menurutnya. Tidak hanya memperoleh pengalaman pembelajaran formal, ia juga memdapat kesempatan untuk mengenal budaya Indonesia di Kota Malang.

Semasa studi di SMKN 4 pelajar asal Malaysia ini merasa terpukau dengan bangunan sekolah yang sangat unik menurutnya.

“Awal menginjakkan kaki di SMKN 4 ini saya kagum dengan keunikan dan kecantikan bangunan sekolahnya, yang sangat berbeda dengan sekolah di Malaysia,” Tuturnya saat ditemui blok-A.com pada kegiatan perpisahan pertukaran pelajar.

Selama masa pertukaran pelajar 20 hari, pelajar asal Malaysia ini mengatakan banyak dikenalkan dengan berbagai wisata di Indonesia. Ia bercerita saat diajak mengunjungi Bromo Tenggersemeru, Jogja, Kota Batu beserta wisata didalamnya.

“Kita dikenalkan dengan budaya Indonesia waktu ke Jogja, ke Gunung Bromo, petik apel ke Kota Batu, ke Musium Angkut dan terakhir semalem ke BNS,” jelasnya.

Diakhir penjelasannya, ia mengatakan mendapat pengalaman belajar mengendalikan Software yang diajarkan oleh guru guru SMKN 4 Malang, pelajaran yang menurutnya berharga karena selama ini belum ia dapat dari Kolej Vokasional.

“Belajar bahasa Indonesia, mengendalikan Software, kami ada buat QR Code,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Program KVSM Perak Malaysia, Shahbuddin mengucapkan terimakasih atas waktu dan kesempatannya untuk belajar di SMKN 4 Kota Malang. Hal yang sama dikatakan Shahbuddin, ia mengatakan telah banyak belajar dan menimba ilmu selama program pertukaran pelajar di Indonesia.

Shahbuddin mengatakan sekolah SMKN 4 Malang memiliki jurusan yang sesuai dengan Sekolah KVSM Malaysia, dengan demikian siswa siswinya dapat belajar secara maksimal dengan mesin mesin yang belum ada di sekolahnya.

“Disamping itu anak anak kami bisa belajar mesin mesin yang tidak kami punya di KVSM, diajari oleh bapak ibu guru yang mempunyai ilmu luar biasa. Kami akan membawa ilmu yang kami dapat di Indonesia untuk dibagikan di KVSM,” tutur Ketua program pertukaran pelajar KVSM Malaysia saat ditemui blok-A.com.

Terlebih untuk mempersiapkan tugas akhir siswa KVSM, Shahbuddin bersyukur telah banyak terbantu dari adanya pertukaran pelajar di SMKN 4 Malang untuk bekal persiapan siswa siswinya menghadapi projek tahun akhir saat kembali ke Malaysia.

“Jadi kalau di kita ada projek tahun akhir, anak anak kami akan merakit projek tahun akhir dan Alhamdulillah selama 20 hari anak anak kami dapat mempersiapkan projek akhirnya dari pertukaran pelajar ini,” pangkasnya. (mg2/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com