Air Bersih dari PDAM Kota Malang 7 Hari Tidak Mengalir, Warga Wonokoyo Nekat Mandi di Sungai Kotor

Kota Malang, blok-a.com – Warga Kelurahan Wonokoyo Kecamatan Kedungkandang Kota Malang resah. Sudah satu minggu kurang lebih air di daerahnya tidak mengalir.

Hal ini pun membuat warga kesusahan. Sudah tujuh hari kurang lebih mereka harus berupaya sendiri mencari air bersih.

Terdapat warga dari empat RW di Kelurahan Wonokoyo yang terdampak. Salah satunya RW 02 yang terdiri sekitar 800 Kk.

Ketua RW 02, Soleh mengatakan, warganya mengalami kesusahan mencari air bersih. Beberapa warganya musti harus mencari air ke sungai Kalisari untuk mandi.

“Biasa e langsung mandi di sana mas. Semua keperluan mereka sehari-hari ya di sana. Biasanya juga ada yang bawa jurigen terus mandi di saja,” kata dia ditemui blok-a.com, Kamis (11/08/2022)

Beberapa warga dari pantauan blok-a.com memang rela berjalan turun dari rumahnya ke sungai tersebut. Ada yang memang mandi di sungai itu ada yang sekadar membawa jurigen untuk kebutuhan sehari-hari.

Padahal air di sungai tersebut terbilang kotor. Banyak sampah yang hanyut di sungai itu.

Hal itu pun dibenarkan Soleh. Dia mengatakan, tidak ada opsi lain selain mengambil kebutuhan air di sungai itu.

“Ya ya apa lagi mas adanya cuma sungai ini,” kata dia.

Sebenarnya, kata Soleh, beberapa kali ada tangki sumbangan dari PDAM Kota Malang. Namun air bersih itu tidaklah bisa untuk memenuhi kebutuhann warganya yang mencapai ribuan orang.

“Ya biasanya itu ada sekali sehari tapi ya gak cukup wong cuma satu pikap saja. Warga saya berapa. Jadi ya terpaksa ke sungai,” keluhnya.

Dia pun selama tujuh hari ini sudah mencoba untuk bertanya ke PDAM Kota Malang tentang penyebab air yang tidak mengalir ini. Berdasarkan data yang dia dapat dari pihak PDAM, air tidak mengalir karena ada pipa bocor di beberapa titik, yakni Pulungdowo dan Kalibuto, Kabupaten Malang.

“Katanya di dua titik itu katanya sudah proses perbaikan tapi sampai sekarang sek macet ae,” ujarnya.

Dia pun tidak bisa melakukan apa-apa lagi selain menunggu pengerjaan pipa bocor selesai.

“Ya cuma pasrah. Tapi mohon segera diselesaikan. Soalnya setiap bulan pasti ada satu kejadian air bersih tidak tersedia. Biasanya satu hari terus selesai. Tapi ini sudah tujuh hari,” tutupnya.

Sementara itu, tidak tersedianya air bersih itu juga membuat Peternak Ayam di RW 02 Wonokoyo, Sugeng cemas. Sebab untuk kebutuhan merawat ayam petelurnya dia harus bolak-balik ke rumahnya yang satunya sejauh dua kilometer.

Dia membawa 17 jurigen atau 25 liter sendiri dengan mobilnya. Setiap dua hari sekali sejak 7 hari lalu, dia bolak-balik dua kilometer untuk air bersih.

“Di rumah saya yang di depan GOR Ken Arok itu masih ada air bersih lancar. Tapi ya bolak-balik itu. Dan 7 hari ini saya lakukan itu,” kata dia.

Dia pun mengaku kesal dengan keadaan ini. Sebab tidak ada kompensasi dari PDAM Kota Malang saat air bersih tidak teralir di Kelurahan Wonokoyo.

“Tapi kalau kami yang telat bayar pasti dikasih denda. Terus kami juga kalau gak bayar tiga bulan langsung dicopot langganannya,” ujarnya.

Dia pun berharap ada keadilan dari PDAM Kota Malang. “Ya semoga ada keadilan lah masak kayak gini tidak ada kompensasi, tutupnya.

Hingga berita ini ditulis, warga pun masih terpantau musti mengambil air di sungai untuk kebutuhan sehari-harinya. (bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com