Tong Tong Night Market Bikin UMKM Jajanan Jadul Eksis Lagi

Jajanan Jadul UMKM (blok-A/Putu Ayu)

Kota Malang, blok-A.com – Shalimar Boutique Hotel Malang gelar acara Tong Tong Night Market sebagai simbolis kebangkitan pariwisata dan UMKM pasca pandemi.

Acara yang sebelumnya pernah vakum selama 2 tahun karena terkendala masa pandemi, kini kembali hadir lagi pada 29 Juli 2022 hingga 31 Juli 2022 dengan mengusung tema yang sama setiap tahunnya yakni, food cultural dan festival.

Terdapat beberapa stand disediakan untuk UMKM dan makanan tradisional, salah satunya stand milik Harmi dari perwakilan UMKM Preman Super, yang menyediakan jajanan jadul gulali dan berbagi es jadul.

“Bawa jajanan jadul, gulali dan es gabus,” ungkap Harmi.

Harmi juga menyampainya, pada kesempatan kali ini UMKM Preman Super telah diberikan kesempatan untuk ikut hadir meriahkan tong tong night market.

“Kami dibawah naungan preman super, jadi preman super yang diundang lalu kami yang mewakili preman super,” ungkap Harmi.

Pihaknya mengaku senang dengan adanya tong tong night market dapat memberi wadah bagi UMKM khususnya untuk makanan jadul agar lebih dikenal di masa sekarang.

“Jajanan yang mungkin selama ini para muda mudi sudah tidak tau, sekarang dengan adanya tong tong ini kami tampilkan kembali, biar makanan seperti ini bisa dikenal oleh remaja remaja sekarang,” ungkapnya.

Harmi menyediakan jajanan jadul dengan harga yang ekonomis, harapannya agar semua kalangan bisa mencicipi jajanan jadul khususnya muda mudi.

“Harganya murah saja, untuk gulali 5 ribu, kalau esnya 10 ribu tiga,” jelasnya.

“Masih terjangkaulah untuk muda mudi, untuk anak kos kosan juga,” tambahnya.

Harmi juga mengaku, hotel Shalimar memberi dampak yang baik bagi pelaku UMKM, pihaknya juga mengatakan banyak dibantu untuk bangkit pasca pandemi.

“Cuma kalau ada event event aja kami jualan jajanan jadul, tapi kalau kuenya selalu ada di hotel Shalimar,” ungkapnya.

UMKM yang berdiri selama lima tahun ini juga mengaku, pihaknya sering mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Diskopindag (Dinas Koprasi, Perindustrian dan Perdagangan) untuk pengembangan skill.

“Kami dibawah naungan Preman Super, jadi biasanya kalau ada pelatihan dari Diskopindag anggotanya juga dibawa untuk mengikuti pelatihan. Ungkapnya.

Diakhir, Harmi berharap semoga event tong tong night market ini bisa terus berjalan untuk memperkenalkan UMKM Kota Malang agar lebih dikenal masyarakat luas. Khususnya membawa makanan jadul agar tetap eksis di masa kini.

“Semoga tong tong ini tetap berjalan untuk tahun tahun berikutnya, dan nanti bisa membawa remaja remaja untuk lebih kenal lagi untuk makanan yang lama lama yang sudah jarang ada,” tutupnya. (mg2/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com