Kapal Hoki 88 Terbalik, Dua Pemancing Tewas, Dua Orang Hilang, Dan Dua Orang Selamat

Banyuwangi blok-a.com – Kapal Sped Hoki 88 yang ditumpangi 5 pemancing dan 1 orang nahkoda mengalami kecelakaan di Pelawangan Pantai Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Sabtu (16/7/2022) sekitar pukul 16.30 petang. Dikabarkan 2 pemancing ditemukan tewas, 2 orang pemancing hilang, dan 2 orang ditemukan dalam keadaan selamat.

Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Masyur Ade menjelaskan, diduga terjadi kecelakaan kapal Hoki 88 yang dinahkodai Jarwanto disebabkan mesin kapalnya mati.

Data korban penumpang kapal Hoki 88, yakni, 1.Sapuan warga Dusun Maron, Desa Genteng Kulon, kec.Genteng, ditemukan meninggal dunia.

Salah satu korban saat dievakuasi. (foto : istimewa)
  1. Mohadi (46) Warga Kecamatan Sempu, belum diketemukan.
  2. Abas warga Dusun Maroon, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, ditemukan meninggal dunia.
    4.Jarwanto (43) warga Dusun Kampung baru, Desa Grajagan Nahkoda kapal sepid Semat
    5.Jainul (40) Dusun Krajan Desa Genteng, belum diketemukan
  3. Muh. Jainul (36) warga Dusun Cangak’an Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, ditemukan selamat.

“Dari enam penumpang kapal Hoki 88, ditemukan dalam keadaan selamat 2 orang, meninggal dunia 2 orang, dan 2 orang masih belum ditemukan,” kata Kompol Masyur Ade, Minggu (17/7/2022)

Kronologinya, kata Kompol Masyur pada pukul 16.30 petang, 5 pemancing, dan 1 orang nahkoda menggunakan kapal Sped Hoki 88 berangkat memancing.

“5 menit kemudian setelah berangkat, tempat pukul 16.35 sore, di Pelawangan mesin kapal mati, kapal sepid di tendang ombak, menyebabkan kapal terbalik, sehingga para pemancing berjatuhan dari kapal, ada yang selamat, meninggal dunia dan tenggelam.

“Sekitar pukul 17.00 petang, teman-teman korban yang ada di darat langsung menolong korban,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kasat Polairud Polresta Banyuwangi menjelaskan, sekitar pukul 20.05 malam, korban atas nama Sapuan warga Desa Genteng Kulon dibawa menuju kediaman keluarganya.

“Korban pemancing ini murni kecelakaan laut,” pungkasnya.

Terpisah, anggota Agen Informasi Bencana Jatim, Kabupaten Banyuwangi, Selamet membenarkan adanya kecelakaan laut tersebut.

“Dari kecelakaan itu, dua orang ditemukan meninggal dunia, dua orang hilang, dan dua orang selamat, yang saat ini menjalani perawatan,” kata Selamet, Minggu (17/7/2022).(Kuryanto/Gatut)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com