Kota Malang, Blok-A.com – KONI Kota Malang memastikan 558 atlet yang dibawa bertanding di Porprov Jatim VII 2022 sedang dalam puncak performanya.
Hal ini dikarenakan persiapan sebelumnya yang mengedepankan sport science.
Ketua Kontingen Kota Malang, As’ad Munawiyah mengatakan, bahwa sport science yang dilakukan berupa dua tahap.
Tahap pertama ialah terkait tes fisik para atlet. Tim Satgas yang dibentuk KONI Kota Malang melakukan sejumlah tes seperti tes medis olahraga kepada setiap atlet.
“Tujuannya kita tahu berapa massa otot yang di tubuh (atlet). Kandungan air di dalam tubuh atlet,” ujarnya.
Selanjutnya hasil dari tes tersebut dianalisa oleh Satgas dan mengeluarkan skor terhadap kesiapan fisik para atlet.
“Terus kami laporkan kondisi atlet ke pelatih masing-masing cabor,” ujarnya.
Setelah itu, beberapa atlet yang kondisinya kurang fit bakal diseleksi. Beberapa juga ada yang dilatih kembali kebugaran fisiknya.
“Dari 600 awalnya karena ada penyaringan itu berkurang dua. Karena kondisinya kurang fit jadi yang dibawa 558,” kata dia.
Tahap selanjutnya ialah melihat kandungan oksigen di setiap atlet atau VO2max.
VO2max sendiri penting bagi setiap atlet. VO2max ialah ukuran kandungan oksigen sebagai ukuran kebugaran atlet.
Dalam melakukan tes ini, para atlet diwajibkan berlari dan setelahnya diukur VO2maxnya oleh Satgas.
Standar dari Satgas sendiri kandungan oksigen para atlet maksimal adalah sekitar 40.
“Beberapa ada yang 50 kami turunkan jadi 40,” tuturnya.
Sejumlah tes tersebut dilakukan sejak Agustus 2021 lalu. Saat ini pun, As’ad memastikan para atlet untuk menjaga performa puncaknya.
“Dan kemarin sudah kami lakukan karakter building. Semoga kita bisa meraih target yang sesuai,” ujarnya.
Sebagai informasi, sebelumnya Wali Kota Malang Sutiaji menargetkan kontingen Kota Malang bisa meraih juara dua dalam ajang perlombaan antar kota/kabulaten se-Jawa Timur.
Kontingen yang akan bertanding di 42 Cabor tersebut musti meraih setidaknya 70 medali emas, 50 medali perak, dan 50 medali perunggu. (frd/bob)










Balas
Lihat komentar