Banyuwangi blok-a.com – Meski wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merebak di Banyuwangi, namun tidak mempengaruhi harga daging di pasaran.
Bahkan harga daging di pasar Genteng 2 naik Rp 5 ribu perkilogram dibandy dengan harga beberapa hari lalu. Pada Senin (6/6/2022) harga daging Rp 130 ribu , kini Rp 135 ribu perkilonya
“Wabah PMK tidak mempengaruhi harga daging mas, harganya masih stabil,” ujar pedagang daging di pasar Genteng 2.
Sejak merebaknya PMK di Kabupaten Banyuwangi, dan 19 Kecamatan di Banyuwangi hewan ternaknya terpapar PMK, tingkat daya beli daging sapi masih cukup tinggi. Tidak ada penurunan daya beli masyarakat.
“Pembeli daging sapi masih banyak kok, malah ada peningkatan,” ujarnya.
Namun, walau harga daging masih normal dan daya beli masyarakat juga baik, para pedagang daging sapi meminta kepada pemerintah agar melakukan antisipasi meluasnya PMK di Banyuwangi.
“Kalau PMK ini diberitakan terus menerus, akan berdampak juga mas. Makanya saya minta kepada pemerintah untuk segera menangani penyakit ini. Peternak tidak rugi, dan kami penjual daging sapi tidak sepi pembeli,” pintanya.
Terpisah, Plt Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, M Khoiri memastikan wabah PMK hewan tidak memiliki pengaruh besar terhadap ketersediaan daring sapi dan hewan ternak, untuk kebutuhan Idhul Adha.
“Kebutuhan hewan kurban sapi kurang lebih 3000 ekor. Sedangkan hewan ternak sapi yang tersedia sebanyak 6000 ekor lebih. Begitu juga dengan kambing dan domba persediaannya cukup, bahkan lebih,” paparnya.
“Data yang kami miliki, ketersediaan sapi di Banyuwangi sebanyak 9.225 ekor dengan kebutuhan saat hari raya kurban sekitar 3.221 ekor. Sehingga masih surplus 6.004 ekor,” imbuhnya.
Sedangkan ketersediaan kambing di Banyuwangi sebanyak 36.184 ekor dengan kebutuhan 12.717, masih surplus 23.467 ekor. Termasuk domba, Banyuwangi surplus 17.709 ekor dari ketersediaan 22.749 ekor dikurangi jumlah kebutuhan saat Idul Adha nanti sekitar 5.040 ekor.
“Untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban di Banyuwangi cukup aman,” tandasnya. (Kuryanto)










Balas
Lihat komentar