Kota Malang, blok-a.com – Sebuah kotak amal milik Masjid Asy Syifa di Jalan Danuri, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, raib digondol pencuri. Uang sekitar Rp4 juta yang tersimpan di dalamnya ikut dibawa kabur. Aksi tiga pelaku itu terekam kamera CCTV.
Takmir Masjid Asy Syifa, Damang Prayogo, mengatakan pencurian tersebut terjadi pada Senin (13/7/2026) dini hari. Namun, keberadaan kotak amal yang hilang baru diketahui saat jemaah datang untuk menunaikan salat subuh sekitar pukul 04.24 WIB.
“Ketahuannya saat mau salat subuh, kotak amal berukuran besar yang diletakkan di pojok luar masjid sudah tidak ada. Setelah dicek di CCTV, terlihat pelakunya saat beraksi mencuri,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).
Dari rekaman CCTV, pelaku diketahui berjumlah tiga orang. Dua orang masuk ke area masjid untuk mengambil kotak amal, sementara seorang lainnya menunggu di luar menggunakan sepeda motor.
“Dari rekaman CCTV, total pelakunya berjumlah tiga orang. Dua pelaku masuk ke dalam masjid dan satu pelaku lainnya menunggu di luar naik sepeda motor,” jelasnya.
Sebelum menggasak kotak amal utama, kedua pelaku sempat memeriksa kotak amal yang berada di bagian depan masjid. Namun, karena tidak menemukan uang, mereka kemudian beralih ke kotak amal berukuran lebih besar yang berada di pojok luar masjid.
Menurut Damang, pagar masjid setiap hari memang ditutup, tetapi tidak pernah digembok. Kondisi tersebut diduga dimanfaatkan pelaku untuk masuk ke area masjid tanpa hambatan.
Kotak amal yang dicuri memiliki tiga sekat untuk menampung dana operasional Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), dana sosial, dan dana pembangunan masjid. Kotak tersebut terbuat dari kayu dengan dua gembok di bagian atas.
“Kotak amalnya terbuat dari kayu dan dikunci oleh dua gembok di bagian atas. Untuk isinya diperkirakan sekitar Rp4 juta karena hanya diambil tiap satu bulan sekali,” terangnya.
Karena berukuran besar dan cukup berat, kedua pelaku menggotong kotak amal hingga keluar pagar masjid. Sesampainya di luar, kotak amal langsung dinaikkan ke sepeda motor yang telah disiapkan rekannya. Ketiganya kemudian melarikan diri dari lokasi.
Kasus pencurian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Sukun. Pihak takmir juga menyerahkan rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pencurian dan ciri-ciri para pelaku untuk membantu proses penyelidikan.
“Kejadian ini sudah kami laporkan ke Polsek Sukun. Termasuk, kami juga telah menyerahkan bukti rekaman CCTV,” tandasnya. (bob)










Balas
Lihat komentar