Gresik, Blok-a.com – Rencana Pemerintah Kabupaten Gresik membangun dermaga baru penumpang dan barang mendapat sambutan positif dari kalangan pelaku usaha pelayaran.
Ketua asosiasi perusahaan pelayaran niaga atau Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Gresik, M. Kasir Ibrahim, menyatakan dukungannya terhadap langkah yang dinilai dapat memperkuat sektor kemaritiman daerah.
Menurut Kasir, pembangunan dermaga tersebut merupakan upaya strategis untuk mengoptimalkan potensi pesisir Gresik, khususnya dalam mendukung kelancaran arus logistik di kawasan industri.
“Sebagai ketua INSA Gresik, kami sangat mendukung apabila pemerintah daerah Gresik menginisiasi pembangunan pelabuhan yang baik dan modern. Ini penting untuk menjamin kelancaran arus barang sekaligus meningkatkan daya saing daerah,” ujarnya saat ditemui, Rabu (6/5/2026).
Kasir menjelaskan, Gresik memiliki sejarah panjang sebagai kota pelabuhan yang dulunya didominasi oleh pelayaran rakyat (Pelra) dengan kapal-kapal kayu. Aktivitas bongkar muat dan distribusi barang pada masa itu dilakukan secara mandiri oleh masyarakat.
Seiring perkembangan zaman, pengelolaan pelabuhan mengalami perubahan menuju sistem yang lebih modern di bawah Pelindo. Hal ini ditandai dengan masuknya kapal-kapal nasional berbahan besi serta integrasi pelabuhan ke dalam jaringan nasional.
“Dulu pelabuhan Gresik identik dengan pelayaran rakyat. Sekarang sudah berkembang dan menjadi bagian dari pelabuhan nasional dengan sistem yang lebih modern,” jelasnya.
Meski demikian, Kasir menegaskan bahwa pelayaran rakyat masih tetap eksis hingga saat ini dan menjadi bagian dari identitas maritim Gresik yang perlu dijaga.
Ia juga menyinggung tantangan dalam rencana pembangunan dermaga, terutama terkait kebutuhan investasi yang besar serta aspek legalitas seperti Hak Pengelolaan Lahan (HPL). Menurutnya, hal tersebut memerlukan perencanaan yang matang.
“Kalau memang ada itikad baik dari pemerintah daerah, ini langkah yang baik. Tinggal bagaimana pembiayaan dan legalitasnya bisa disiapkan dengan baik,” katanya.
Lebih lanjut, Kasir menilai sektor pelabuhan memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia mencontohkan negara seperti Singapura yang menjadikan pelabuhan sebagai salah satu penopang utama perekonomian.
“Gresik punya posisi strategis, sehingga peluang untuk mengembangkan sektor ini sangat terbuka,” ujarnya.
Ia berharap, ke depan pembangunan sektor pelabuhan di Gresik tidak hanya berorientasi pada modernisasi, tetapi juga tetap memperhatikan keberadaan pelayaran rakyat sebagai bagian dari sejarah dan kekuatan lokal.
“Pelayaran rakyat tetap harus dijaga karena merupakan bagian dari identitas maritim Gresik,” pungkasnya. (ivn/ova)










Balas
Lihat komentar