Pesan Ketua DPRD Magetan di Pelantikan 900 Prajurit TNI AD, Bawa Dampak Nyata

Ketua DPRD Magetan, Dandim 0804/Magetan saat mendampingi Brigjend TNI Singgih Pambudi Arianto.
Ketua DPRD Magetan, Dandim 0804/Magetan saat mendampingi Brigjend TNI Singgih Pambudi Arianto.

Magetan, blok-a.com — Ketua DPRD Magetan, Suratno, menghadiri upacara penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang III Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Lapangan Candradhimuka, Secata Rindam V/Brawijaya, Magetan, Rabu (4/2/2026).

Upacara penutupan sekaligus pelantikan 900 prajurit baru berpangkat Prajurit Dua (Prada) tersebut dipimpin Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto. Prosesi pelantikan ditandai dengan penyematan tanda prajurit secara simbolis kepada perwakilan lulusan.

Sejumlah pejabat TNI serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Magetan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Aspers Kasdam V/Brawijaya, Kapendam V/Brawijaya, Kajasdam V/Brawijaya, Dansecata Rindam V/Brawijaya Letkol Inf Arie Setianto, Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Hasan Dasuki, serta jajaran pejabat daerah lainnya.

Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto menjelaskan bahwa Dikmata Infanteri Gelombang III merupakan bagian dari Tahun Anggaran 2025 yang pelaksanaannya berlanjut hingga awal 2026 akibat penyesuaian kuota pendidikan. Dari total peserta Dikmata yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, sebanyak 900 prajurit menjalani pendidikan di Secata Rindam V/Brawijaya Magetan.

Ia menekankan pentingnya ketaatan terhadap hukum negara dan aturan internal TNI sebagai landasan utama dalam menjalani pengabdian sebagai prajurit.

“Pegang teguh hukum negara dan aturan TNI. Selama itu dijalankan dengan disiplin dan tanggung jawab, insya Allah kalian akan sukses,” tegas Brigjen Singgih.

Selain itu, ia juga mengingatkan para prajurit untuk menjaga kepercayaan dan kebanggaan orang tua yang hadir menyaksikan pelantikan, serta terus menumbuhkan semangat belajar, berlatih, dan mengabdi di setiap penugasan.

Sementara itu, Ketua DPRD Magetan Suratno menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara TNI Angkatan Darat dan Pemerintah Kabupaten Magetan, khususnya melalui keberadaan Secata Rindam V/Brawijaya sebagai pusat pendidikan militer.

Menurutnya, aktivitas pendidikan militer di Secata memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar, terutama dalam menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Keberadaan Secata ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. UMKM ikut bergerak, masyarakat sekitar ikut terserap dalam aktivitas ekonomi, dan ini tentu menjadi nilai tambah bagi Magetan,” ujar Suratno.

Ia berharap ke depan, kegiatan pendidikan dan pelatihan militer di Secata Magetan dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kami berharap pendidikan militer di Secata Magetan terus berjalan dan berkembang. Ini bukan hanya tentang pertahanan negara, tetapi juga keberhasilan bersama dalam mendorong pertumbuhan daerah,” tambahnya.

Suratno juga mengapresiasi terpilihnya Kabupaten Magetan sebagai lokasi pelantikan 900 prajurit dari total sekitar 21.000 peserta Dikmata yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.

“Ini menjadi kebanggaan bagi Magetan. Dari puluhan ribu peserta, 900 dilantik di sini. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan TNI Angkatan Darat kepada Kabupaten Magetan,” ungkapnya.

Penutupan Dikmata Infanteri Gelombang III ini menjadi awal pengabdian para prajurit muda kepada bangsa dan negara, sekaligus menegaskan peran strategis Kabupaten Magetan sebagai salah satu pusat pendidikan militer penting di Jawa Timur.

Kehadiran pimpinan legislatif daerah tersebut juga mencerminkan dukungan DPRD Magetan terhadap penyelenggaraan pendidikan militer yang tidak hanya berkontribusi pada penguatan pertahanan negara, tetapi turut memberikan dampak positif bagi pembangunan dan perekonomian daerah.
(nan/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com