Akhir Tahun, Polres Blitar Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Knalpot Brong

Kapolres Blitar, AKBP Arif Faizullrahman bersama perwakilan TNI, Kejaksaan, dan tokoh lintas agama, dalam acara pemusnahan barang bukti. (blok-a.com/Fajar)
Kapolres Blitar, AKBP Arif Faizullrahman bersama perwakilan TNI, Kejaksaan, dan tokoh lintas agama, dalam acara pemusnahan barang bukti. (blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Polres Blitar menggelar acara Rilis Akhir Tahun yang dilaksanakan di Mako Polres Blitar, Senin (29/12/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Blitar, AKBP Arif Faizullrahman, S.H., S.I.K., M.Si.

Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat ini, termasuk perwakilan pemerintah daerah, TNI, Kejaksaan, dan tokoh lintas agama, menjadikan momen ini lebih bermakna.

Kapolres Arif mengatakan, pemusnahan ini memiliki makna yang lebih dalam.

“Pemusnahan ini adalah pesan tegas bahwa pelanggaran hukum tidak akan diberi ruang untuk hidup kembali,” kata Arif.

Pemusnahan ini, total 3.141 botol minuman beralkohol ilegal, terdiri dari berbagai jenis arak dan minuman keras merek lainnya.

Selain itu, 52 unit knalpot brong juga dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan mesin gerinda, sementara ribuan botol miras dihancurkan menggunakan alat berat.

Kapolres Arif menjelaskan, sepanjang tahun 2025, tingkat kriminalitas di Kabupaten Blitar mengalami peningkatan sebesar 22,03% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Kendati demikian, angka penyelesaian perkara mengalami kenaikan sebesar 11,1%.

“Ini menunjukkan bahwa tantangan kejahatan memang meningkat, tapi upaya penegakan hukum juga berjalan lebih masif dan terukur,” jelasnya.

Dalam laporan tahunan, Polres Blitar berhasil mengungkap 33 kasus menonjol dengan total 113 tersangka, yang terdiri dari 66 tersangka dewasa dan 47 anak. Di sektor narkotika, tercatat 111 kasus dengan 119 orang tersangka, serta satu kasus tambahan terkait minuman keras.

Di bidang lalu lintas, meskipun jumlah kecelakaan mengalami kenaikan sebesar 6%, namun jumlah korban meninggal dunia mengalami penurunan hingga 30%.

“Ini menunjukkan upaya keselamatan berlalu lintas terus membuahkan hasil, meskipun ada kenaikan luka ringan,” tambah Kapolres.

Kapolres menegaskan, pentingnya sinergi antara semua elemen dalam menjaga keamanan di Kabupaten Blitar.

“Keamanan adalah kerja bersama. Kami butuh dukungan dari pemerintah, TNI, tokoh agama, hingga masyarakat,” tegasnya.

Kapolres Arif Faizullrahman menyatakan komitmennya untuk terus bekerja keras demi menciptakan Kabupaten Blitar yang aman, tenteram, dan kondusif di segala situasi.

“Polres Blitar akan terus berupaya menegakkan hukum dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” pungkasnya. (jar/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com