Ketua DPRD Banyuwangi Raih Penghargaan Tokoh Peduli Nilai Semangat Juang 45

Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara saat mendapat penghargaan sebagai tokoh peduli nilai semangat 45 dari DHC Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Banyuwangi, Senin (29/9/2025).(Istimewa)
Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara saat mendapat penghargaan sebagai tokoh peduli nilai semangat 45 dari DHC Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Banyuwangi, Senin (29/9/2025).(Istimewa)

Banyuwangi, blok-a.com – Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara mendapat penghargaan sebagai tokoh yang mempunyai kepedulian terhadap penanaman jiwa semangat dan nilai-nilai kejuangan 45. Penghargaan tersebut diperoleh dari DHC Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Banyuwangi.

Pengharagaan diserahkan oleh Ketua DHC BPK 45, Akhmad Touwil Bersama jajaran, di Ruang Kerja Ketua DPRD Banyuwangi, Senin (29/09/2025).

I Made Cahyana Negara menyampaikan ucapan apresiasi dan terima kasih kepada DHC BPK 45 yang telah memberikan penghargaan tersebut.

“Saya secara pribadi maupun selaku Ketua DPRD Banyuwangi menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada DHC BPK 45 Banyuwangi atas penghargaan yang telah diberikan kepada kami. Tentunya peran untuk melestarikan dan menanamkan semangat juang ini harus kita emban bersama,” ujarnya.

Made Cahyana, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi tersebut menambahkan, bahwa DPRD bersama eksekutif tentu memiliki kewajiban secara implisit untuk membangun semangat kejuangan ’45 pada generasi muda, bukan secara langsung melalui kewajiban hukum yang eksplisit, melainkan melalui dukungan pada program-program kepemudaan, kebijakan yang mendukung penguatan karakter bangsa, serta dengan berperan menjadi pelopor dan teladan dalam menjaga nilai-nilai luhur dan persatuan nasional.

“Mengingat kemajuan teknologi informasi yang bisa berdampak negatif pada generasi muda, DPRD perlu mendukung upaya sosialisasi dan edukasi nilai-nilai semangat juang ’45 untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme para penerus bangsa,” sambungnya.

Untuk menanamkan semangat juang ’45, menurutnya bisa dilakukan dengan mempelajari sejarah perjuangan bangsa, menumbuhkan sikap kerja keras dan disiplin dalam kegiatan sehari-hari, serta aktif dalam kegiatan sosial yang membangun rasa gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.

“Menghayati nilai-nilai seperti persatuan, rela berkorban, dan pantang menyerah dalam kehidupan modern adalah cara untuk mewariskan semangat ini kepada generasi penerus,” tegasnya.

Made Cahyana juga menekankan pentingnya tradisi memperingati Hari Konstitusi. Selain menjaga kesinambungan sejarah, momen ini juga menjadi sarana edukasi politik kebangsaan bagi generasi penerus yang kelak memegang estafet kepemimpinan.

“Generasi muda wajib memahami konstitusi negara Indonesia (UUD 1945) karena konstitusi berfungsi sebagai landasan hukum tertinggi, pedoman perilaku bangsa, dan sumber nilai-nilai Pancasila yang membentuk karakter dan identitas bangsa,” paparnya

Selain itu, generasi muda harus memiliki adab yang baik, mulia, dan bertanggung jawab, karena adab merupakan sopan santun atau tata krama yang mendasari perilaku dan interaksi sosial, serta menjadi fondasi penting bagi kemajuan bangsa dan negara.

“Adab yang baik mencakup sikap hormat kepada orang tua dan guru, sopan santun, rasa syukur, serta menjunjung tinggi integritas, kejujuran, dan toleransi, yang semuanya harus ditanamkan melalui pendidikan karakter, teladan yang baik, serta pemanfaatan teknologi secara positif,” tutup Made Cahyana Negara.(kur/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com