Lansia Banyuwangi Diduga Hanyut di Sungai Setail, Tiga Hari Belum Ketemu 

Pencarian terhadap Somirah (66), lansia yang diduga hanyut di Sungai Setail dan belum ditemukan hingga Sabtu (2/8/2025). (blok-a.com/Kuryanto)
Pencarian terhadap Somirah (66), lansia yang diduga hanyut di Sungai Setail dan belum ditemukan hingga Sabtu (2/8/2025). (blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, blok-a.com – Seorang perempuan lanjut usia (lansia) bernama Somirah (66), warga Desa/Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, yang diduga hanyut di Sungai Setail yang berada tepat di belakang rumahnya.

Insiden tersebut terjadi pada pada Kamis (31/72025). Namun di hari ketiga pencarian, Sabtu (2/8/2025), korban belum kunjung ditemukan.

Tim gabungan dari Polsek Bangorejo, Basarnas, dan warga setempat dikerahkan untuk melakukan pencarian secara maksimal.

Kronologi kejadian diungkap oleh suami korban, Ketang (73), yang juga menjadi saksi dalam peristiwa ini.

Saat itu, sekitar pukul 07.00 WIB, Ketang berpamitan kepada istrinya untuk menghadiri acara peringatan Hari Sungai Nasional di Dam Sere.

“Saat itu sekira pukul 07.00 WIB, Ketang berpamitan kepada korban untuk menghadiri undangan Hari Sungai Nasional yang bertempat di Dam Sere,” ujar Kapolsek Bangorejo, AKP Haryanto Tahti.

Ketika pulang ke rumah sekitar pukul 12.00 WIB, Ketang belum merasa curiga meski tidak melihat keberadaan istrinya. Ia mengira sang istri sedang berada di pekarangan belakang seperti biasanya.

Namun, hingga pukul 14.00 WIB, korban tak juga terlihat, sehingga ia mulai merasa khawatir.

“Suami korban mulai curiga lantaran korban tidak kunjung terlihat. Ia kemudian mencari di pinggiran sungai yang berada di belakang rumahnya,” jelas Kapolsek.

Saat menyisir tepi sungai, Ketang menemukan karung berisi pakaian, deterjen, dan sandal milik istrinya di pinggir Sungai Setail. Ia pun berusaha memanggil dan mencari korban, namun tak mendapat respons.

Tak kunjung menemukan korban, Ketang akhirnya meminta bantuan tetangga dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Bangorejo.

AKP Haryanto menambahkan bahwa hingga saat ini pencarian masih terus dilakukan.

Pihak kepolisian bersama Basarnas dan masyarakat setempat terus berupaya maksimal agar korban segera ditemukan.

“Pencarian ini akan terus dilakukan secara maksimal sampai korban berhasil ditemukan,” tutup AKP Haryanto. (kur/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com