Kota Malang, blok-a.com – Pasangan atlet dancesport Kota Malang, Jim Willis Ang dan Evelyn Alexia Ariela Gamas, sukses menyumbangkan empat medali emas untuk Kota Malang dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IX 2025. Prestasi ini terasa spesial karena berhasil memborong empat nomor sekaligus, yakni FFA Cha Cha, FFA Jive, FFA Waltz dan FFA Quicksteps.
Pasangan dancesport Kota Malang ini sepakat keberhasilan diraih berkat persiapan panjang dan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pelatih, klub, orang tua, dan organisasi olahraga.
Jim Willis Ang mengungkapkan bahwa latihan intensif menjadi kunci utama keberhasilannya di ajang Porprov kali ini. Ia mengaku meningkatkan intensitas latihan demi mampu meraih hasil maksimal dalam ajang ini.
“Biasanya berlatih pada waktu weekend saja, tapi menjelang Porprov, saya berlatih setiap hari. Persiapan mental juga penting, membangun kepercayaan diri dan kesiapan untuk lomba,” ujar Jim.
Ia juga menyampaikan bahwa dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam pencapaiannya. Termasuk perhatian untuk memenuhi kebutuhan saat berlatih maupun bertanding.
“Orang tua saya selalu mendampingi, mengantar ke berbagai tempat, mendoakan, dan memenuhi kebutuhan seperti vitamin, obat gosok, dan kompres,” ucapnya.
Bonus dari raihan medali emas ini rencananya akan dimanfaatkan Jim untuk tabungan dan kebutuhan kuliah, termasuk pembelian perlengkapan seperti sepatu atau kostum latihan. Meski memiliki cita-cita menjadi seorang dokter, Jim menyatakan tetap akan berdansa, baik sebagai atlet maupun hobi.
Jim juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih dan pihak yang telah mendukungnya.
Terutama terhadap Klub Trivi Dancesport Community yang memberi fasilitas dan tempat untuk mengembangkan bakatnya.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Christopher Tungka dan Ibu Lanny Budiani sebagai pemilik Klub Trivi Dancesport Community. Coach Albert Yuwono yang memperkenalkan saya pada Klub Trivi Dancesport Community, serta Coach David Hendrawan, Coach Jericho Arion Sampurna, dan Coach Tania Cristabella Tungka. Terima kasih juga kepada Bapak Andreas, Ibu Ita dan Ibu Inchie dari IODI yang mendukung saya sejak awal,” ujarnya.
Sementara itu, Evelyn Alexia Ariela Gamas menjelaskan bahwa persiapannya mencakup latihan teknik dasar, peningkatan kekompakan dengan pasangan, serta pelatihan mental dan fisik.
“Untuk mematangkan persiapan, saya sering melakukan simulasi pertandingan agar terbiasa menghadapi tekanan saat kompetisi berlangsung,” kata Evelyn.
Demi mampu meraih medali emas, Evelyn rela menambah durasi latihan. Ia menyebutkan bahwa jelang Porprov, durasi latihan meningkat drastis.
“Dari yang biasanya hanya 1–2 jam per sesi, kini menjadi 3–4 jam sehari. Itu dimanfaatkan untuk menyempurnakan penampilan,” jelasnya.
Evelyn juga mendapat dukungan moril penuh dari orang tuanya, termasuk kehadiran langsung saat latihan dan pertandingan, yang menurutnya sangat memotivasi.
Soal bonus medali emas, Evelyn berencana menggunakannya untuk keperluan pendidikan dan biaya latihan agar bisa terus berkembang di dunia dancesport.
“Saya ingin terus menekuni dancesport ke depannya, tetapi saya juga punya cita-cita menjadi dokter. Jadi, keduanya akan saya jalani beriringan,” tuturnya.
Evelyn turut menyampaikan rasa terima kasih ya kepada seluruh pihak yang mendukung. Termasuk jajaran stakeholder terkait yang mendukung penuh dancesport Kota Malang.
“Terima kasih untuk Trivi Dancesport Community, semua coach dan mentor saya, serta IODI Kota Malang, KONI, dan Disporapar atas semua fasilitas, kostum, dan latihan di Surabaya maupun Malang,” ujar Evelyn.
Berkat kerja keras dan kolaborasi banyak pihak, kedua atlet ini tak hanya mengharumkan nama Kota Malang di kancah Porprov Jatim, tetapi juga membuktikan bahwa dedikasi dan semangat bisa membawa hasil luar biasa di usia muda. (yog)









