Banjir Rob Genangi Puluhan Rumah di Ujungpangkah Gresik

Teks foto : Dusun Karingapuri, Desa Pangkahkulon, Ujungpangkah, bertahun-tahun dilanda banjir rob.(Istimewa)
Teks foto : Dusun Karingapuri, Desa Pangkahkulon, Ujungpangkah, bertahun-tahun dilanda banjir rob.(Istimewa)

Gresik, blok-a.com – Dusun Karingapuri, Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik bertahun-tahun dilanda banjir rob. Area pemukiman di wilayah pesisir Gresik Utara ini, kembali tergenang banjir rob. Setidaknya ada sekitar 30 rumah yang terdampak akibat banjir rob tersebut.

Warga setempat Fahrur Rozi mengatakan, banjir rob yang terjadi pada pertengahan tahun ini, tidak sebesar awal atau akhir tahun.

“Banjir rob pertengahan tahun ini, tidak seberapa besar. Kalau awal atau akhir tahun ada salah satu sekolah sampai pindah ke Masjid. Karena bangunan Masjid cukup tinggi,” ucapnya.

Menurut dia, banjir terjadi pada pagi, dan puncaknya sekitar pukul 11.00 WIB. Banjir rob itu menggenangi jalan dan beberapa rumah dengan ketinggian air ukuran lutut orang dewasa.

“Sore ini sudah surut. Banjir rob sudah terjadi empat hari sejak Selasa kemarin,” imbuhnya.

Diakuinya, ada wacana untuk dibangunkan tanggul dari Pemerintah untuk mengantisipasi banjir rob. Namun, beberapa kali ada survey dan cek lokasi Banjir rob, mulai kalangan dewan hingga dinas terkait. Tidak ada tindak lanjut.

“Ketua DPRD Gresik juga sudah pernah kesini mengecek. Ada wacana untuk pembangunan tanggul, tapi sampai Sat ini belum ada tindakan solutif dari Pemerintah Kabupaten,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Gresik Driatmiko Herlambang, mengatakan memang selama beberapa akhir ini, banjir rob terjadi di Dusun Kalingapuri, Desa Pangkahkulon.

Namun, banjir rob ini, tidak sampai berdampak kepada warga. Artinya warga tidak sampai menumpang atau mengungsi ke rumah saudaranya. Lantaran, beberapa rumah di dusun setempat banyak yang sudah dibangun lebih tinggi.

“Hasil monitoring kami, memang beberapa rumah ada yang terdampak. Kami masih terus monitoring perkembangan banjir rob ini,” ujarnya.

Selain di Kecamatan Ujungpangkah, banjir rob juga terjadi di Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, dan Pulau Mengare Kecamatan Bungah.

“Kalau Mengare di area Tambak dan Tpi, sedangkan di Banyuwangi area pemukiman,” pungkasnya.(ivn/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com