Kota Malang, blok-a.com – Menjelang berakhirnya masa libur Lebaran 2025, arus penumpang di Stasiun Malang masih terpantau tinggi. Hingga pukul 10.00 WIB pada Minggu (6/4/2025), tercatat sebanyak 8.667 penumpang menggunakan layanan kereta api di stasiun tersebut. Dari jumlah itu, 3.216 penumpang diberangkatkan dan 5.451 penumpang tiba di Stasiun Malang.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyampaikan bahwa pada arus balik tahun ini, penyebaran keberangkatan penumpang di Stasiun Malang berlangsung lebih merata. Hal ini dinilai berkat kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang efektif mendistribusikan arus balik secara lebih stabil dari hari ke hari.
Selama 17 hari pelaksanaan masa angkutan Lebaran, mulai 21 Maret hingga 6 April, PT KAI Daop 8 mencatat total 120.954 penumpang di Stasiun Malang. Jumlah tersebut terdiri dari 62.882 penumpang yang naik dan 58.072 penumpang yang turun.
Sementara itu, dalam periode arus balik mulai 2 hingga 6 April 2025, sebanyak 39.816 penumpang dilayani di Stasiun Malang, dengan rincian 16.477 penumpang naik dan 23.339 penumpang turun.
Selama periode Lebaran, Stasiun Malang melayani 13 perjalanan kereta api jarak jauh setiap harinya. Rinciannya, 11 merupakan KA reguler dan 2 merupakan KA tambahan.
“Total tempat duduk yang disediakan per hari berjumlah 6.614 tempat duduk,” jelas Luqman.
“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan saat Lebaran. KAI terus berkomitmen memberikan layanan terbaik, memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan,” tutupnya. (yog)









