Kota Malang, blok-a.com – Kontingen Kota Malang menunjukkan keseriusan untuk meraih juara 1 di Porprov IX Jatim tahun 2025.
Sekadar diketahui, Porprov IX Jatim 2025 ini Kota Malang bakal menjadi tuan rumah.
Selain menyiapkan venue, kini KONI Kota Malang juga tengah serius menata atlet yang handal untuk mengharumkan nama Kota Malang.
Sekretaris KONI Kota Malang, Joko Purwosusanto menjelaskan, persiapan matang untuk menyiapkan atlet ini sudah dilakukan sejak tahun 2024 lalu. KONI Kota Malang telah menggelar Pra Pemusatan Latihan Kota (Puslatkot).
Untuk tahun ini, KONI Kota Malang menggelar Puslatkot. Puslatkot digelar sejak Januari 2025 hingga 1 bulan sebelum perhelatan Porprov IX Jatim 2025 digelar yakni bulan Juni.
“Kita itu sudah siapkan dari tahun lalu ya. Tahun lalu Pra-Puslatkot. Pra Puslatkot itu kami mendata semua pemain dan pelatih dan juga evaluasi dan yang layak itu kita ikutkan Puslatkot,” jelasnya.
Pada Puslatkot ini, lanjut Joko, evaluasi dan latihan secara terus menerus dilakukan oleh setiap Cabang Olahraga (Cabor). Setidaknya saat ini Kota Malang menyiapkan 56 Cabor yang siap bertanding di Porprov IX Jatim.
Pengurus KONI Kota Malang langsung untuk memonitor dan mengevaluasi berjalannya Puslatkot ini. Persaingan atlet untuk membawa Kota Malang meraih medali emas juga masih berlangsung hingga kini.
“Target kami Januari sampai Mei itu selesai. Kan Porprov Jatim itu 28 Juni sampai 5 Juli. Sebelum itu sudah harus selesai Puslatkot. Bulan Mei setiap Cabor harus menyetorkan nama-nama atletnya,” jelasnya.
Selama Puslatkot sendiri, setiap Cabor ditekankan untuk melakukan latihan fisik. Termasuk Cabor yang tidak ada kaitannya dengan fisik seperti billiard, ataupun catur.
“Ada latihan fisik, nah fisik dalam latihan misalkan biliard kan gak ada hubungannya sama fisik, tapi latihan fisik itu pengaruh. Maksudnya kalau kondisi atlet fit secara fisik, dia akan berbeda nanti mainnya,” jelasnya.
Persiapan yang matang ini dilakukan KONI Kota Malang agar tidak ada celah untuk kalah. Kemenangan dan kemenangan, kata Joko, adalah targetnya.
KONI Kota Malang juga menyiapkan sesi massage di Puslatkot ini bagi para atlet. Hal ini dilakukan agar setelah latihan keras fisik tidak ada cedera.
“Kami juga jaga kondisi mereka dengan massage. Supaya antisipasi cedera para atlet ini kita jaga betul,” kata dia.
Para atlet juga dipersiapkan kondisi psikis-nya menjelang Porprov IX Jatim ini. Kata Joko, psikis para atlet ini penting dan harus terjaga serta stabil sampai pertandingan nanti.
KONI Kota Malang melibatkan psikolog dari Universitas Negeri Malang (UM) untuk konseling para atlet. Motivasi untuk juara pun ditanamkan ke para atlet.
“Kan mereka kadang selama proses Puslatkot ini ada masalah pribadi ya. Psikis inilah yang kita jaga. Mental ini penting agar mereka siap tanding dan memiliki mental juara,” kata dia.
Dengan persiapan yang matang itu, Joko bukan tanpa alasan kalau menyebut, kontingen Kota Malang siap memenuhi lemari dengan medali emas.
“Target kami juara. Semua Cabor kalau bisa mendapatkan medali emas,” tutupnya. (bob)









