Libur Nataru, Pengunjung Wisata Sumber Maron Malang Capai Ribuan per Hari

Kunjungan wisata di Sumber Maron, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang saat libur panjang dan Nataru 2024 (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Kunjungan wisata di Sumber Maron, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang saat libur panjang dan Nataru 2024 (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Momen libur natal dan tahun haru (Nataru) 2025 membuat sejumlah tempat wisata kebanjiran pengunjung. Salah satunya ialah wisata murah Sumber Maron, yang berada di Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

Salah satu wisata air populer di Kabupaten Malang ini menjadi pilihan yang tepat untuk berlibur tanpa khawatir kantong jebol. Hanya dengan merogoh kocek Rp 10 ribu per orang, pengunjung sudah dapat menikmati keseruan bermain air sepuasnya.

Pengelola Wisata Sumber Maron, Dwi mengungkapkan, kunjungan wisata saat momen Nataru cukup melonjak dibandingkan hari biasa. Bahkan, angkanya tembus ribuan kunjungan per hari.

“Kalau hari libur atau weekend biasanya 600 sampai 700 pengunjung. Kemarin meningkat, rata-rata sampai tiga ribu hingga lima ribu kunjungan per hari,” kata Dwi saat dikonfirmasi, Minggu (29/11/2024).

Bahkan, pengunjung yang datang didominasi dari wisatawan luar kota, seperti Kota Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Kediri dan sekitarnya. Tak jarang, pengunjung juga dari warga lokal setempat.

“Kalau warga lokal ada cuma lebih banyak dari luar kota. Kalau dari lokal Malang biasanya dari instansi sekolah, karena harganya yang ekonomis,” bebernya.

Sumber Maron memiliki sejumlah spot air sebagai daya tarik, yakni ada kolam untuk anak-anak, spot foto cantik, Grojokan Sewu dan yang paling banyak diburu adalah river tubing yang memicu adrenalin.

Selain itu, pengunjung juga bisa menyusuri sungai sepanjang lima meter menggunakan ban karet. Air yang jernih dan pemandangan alam asri menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

“Paling favorit di sini masih river tubing, pengunjung bisa menyewa ban untuk menikmati river tubing. Tenang saja di sini aliran airnya tidak begitu deras, jadi cukup aman untuk anak-anak,” ungkapnya.

Kunjungan wisatawan yang padat juga diikuti dengan penyewaan ban karet yang melonjak pula. Hampir seluruh wisatawan yang datang, tak lupa menyewa ban dengan hanya merogoh kocek Rp 10 ribu untuk melengkapi keseruan bermain air di wisata murah meriah tersebut.

“Penyewaan ban meningkat 70 persen, begitu juga kedai UMKM yang berjualan di area wisata. Dengan meningkatnya kunjungan wisata, maka daya beli juga insyaallah meningkat,” tambahnya.

Sejumlah fasilitas penunjang lainnya juga turut diperhatikan oleh pengelola wisata Sumber Maron. Termasuk menyiagakan petugas kesehatan hingga tim evakuasi, gua mengantisipasi kejadian bencana di lokasi kejadian.

“Kami berkoordinasi dengan pemerintah desa, sebelum libur panjang memang kita fokus pembetulan jalan rusak dan juga menyiapkan tenaga medis maupun tim SAR di area wisata,” tutup Dwi. (ptu/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com