Pertamina Siapkan 21 Motorist Antisipasi Kemacetan di Jalan Tol saat Libur Nataru

Muhammad Hasan (23), Driver Motorist Asal Malang yang bekerja di Jalan Tol Pandaan-Malang (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Muhammad Hasan (23), Driver Motorist Asal Malang yang bekerja di Jalan Tol Pandaan-Malang (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Pertamina Patraniaga Jatimbalinus (Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara) menyiapkan 21 motorist atau layanan antara untuk BBM selama momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.

Hal itu sebagai langkah antisipasi kemacetan panjang di ruas jalan tol saat momen libur panjang tersebut. Sekadar informasi, 21 motorist ini tersebar di area Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara.

Dengan membawa total dua jerigen berisi masing-masing Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax dan Dexlite, mereka siap menyediakan layanan isi BBM di lokasi macet.

Di Jawa Timur, wilayah Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang) menjadi salah satu daerah prioritas. Hal itu lantaran Malang Raya menjadi salah satu tujuan wisata saat liburan.

Group Head Operation Patraniaga Jatimbalinus, Harry Malonda memastikan bahwa mereka sudah mempersiapkan sejumlah pola untuk ketersediaan BBM. Mulai dari reguler, alternatif hingga emergensi.

“Untuk SPBU, kita sudah siapkan juga beberapa SPBU cadangan. Kemudian motorist dan pada prinsipnya kami siap mendukung masyarakat yang akan melaksanakan liburan Natal dan Tahun Baru. Kita juga sudah antisipasi, kita sudah punya pola tadi yang saya sampaikan, reguler, alternatif emergensi. Semua lokasi bisa saling mengisi. Demikian pun untuk kemungkinan bencana ya. Kita sudah siap,” ujar Harry.

Di momen Nataru, Pertamina Patraniaga Jatimbalinus menyiagakan sekitar 9 unit Mobil tangki cadangan suplai BBM. Yang terdapat di 566 SPBU dan 437 Pertashop di wilayah seperti jalur tol, wisata dan logistik. Untuk kebutuhan gas LPG sendiri, setidaknya terdapat 78 agen yang disiagakan secara khusus selama 24 jam di wilayah dengan permintaan tinggi saat libur Nataru.

Tidak hanya itu, 11 kios siaga Pertamina dan 3 serambi My Pertamina untuk pengendara dengan sejumlah fasilitas gratis. Harry menjelaskan untuk layanan Motorist ini terkhusus untuk daerah yang terkena macet dengan radius tertentu. Dan tentunya layanan ini gratis tidak dipungut biaya apapun.

“Sekarang itu kebutuhan. Dan memang itu untuk antisipasi kalau ada kemacetan. Motoris itu dia radius operasional terbatas tentunya hanya pada titik kemacetan, stak berhenti benar-benar gak bergerak, itu dapat dispensasi untuk menyalurkan BBM ke titik kemacetan,” pungkas Harry. (yog/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com