Ini Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Gunung Bromo Pasca Kenaikan Tarif Tiket

Ilustrasi, wisata gunung bromo dipenuhi wisatawan saat libur Nataru. (Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)
Ilustrasi, wisata gunung bromo dipenuhi wisatawan saat libur Nataru. (Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Kenaikan tarif tiket wisata Taman Wisata Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tidak berdampak buruk terhadap kunjungan wisatawan. Hal itu dibuktikan dengan meningginya kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara beberapa waktu lalu.

Perlu diketahui, tarif tiket masuk TNBTS telah ditetapkan naik dua kali lipat, sejak Rabu (30/10/2024) lalu. Terbaru tiket masuk kawasan wisata Gunung Bromo dan sekitarnya, yakni sebesar Rp54 ribu per orang per hari.

Harga tersebut berlaku untuk wisatawan lokal atau nusantara, pada weekday. Sementara saat weekend atau hari libur, sebesar Rp79 ribu.

Sementara itu untuk wisatawan asing atau mancanegara, dikenakan tarif tiket masuk sebesar Rp255 ribu per orang per hari. Tarif tersebut berlaku pada hari kerja maupun hari libur.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama menyampaikan, bahwa kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo dikatahui fluktuasi. Artinya, ada kenaikan kunjungan sejak diberlakukannya kenaikan tarif tiket masuk.

Dari data yang diterima, kunjungan wisata di hari pertama diberlakukannya kenaikan tarif tiket masih cukup tinggi, yakni sebanyak 942 wisatawan lokal dan 156 wisatawan mancanegara. Sehingga total pengujung mencapai 1.098 wisatawan.

“Keesokan harinya, Kamis (31/10) sebanyak 969 pengunjung dengan rincian, 888 dari wisatawan domestik dan 81 wisatawan mancanegara,” tambah Endrip saat dikonfirmasi, Selasa (5/11/2024).

Sementara itu, saat weekend pertama usai diberlakukan kenaikan tarif tiket tepatnya di Sabtu (2/11) lalu, ada sebanyak 2.853 pengujung. Rinciannya, sebanyak 2.730 pengujung dari wisatawan domestik dan 123 dari wisatawan mancanegara.

“Hari Minggu 3 November, kunjungan membludak sebanyak 2.982 wisatawan. Sebanyak 2.855 wisatawan domestik dan 127 wisatawan mancanegara,” ungkapnya.

Membludaknya kunjungan wisatawan tersebut, membuat pihak pengelola TNBTS menambahkan kuota yang sebelumnya dibatasi sebanyak 2.752 per harinya.

“Kami menyedia kuota tambahan sejumlah 25% di atas jam 8 pagi jika kuota yang tersedia sudah habis,” pungkasnya.

Diberitkan sebelumnya, kenaikan tarif TNBTS dilakukan guna mengendalikan jumlah wisatawan yang sering overload atau melebihi batas. Hal itu bertujuan untuk menjaga nyamanan dan keamanan wisatawan yang berkunjung. (ptu/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com