Kabupaten Malang, blok-a.com – Berlibur ke Malang memang tak afdol rasanya kalau tak sekalian berburu kulinernya. Terlebih, kota dingin ini dikenal menyimpan banyak hidangan yang enak dan murah meriah.
Tak heran, jika sebagian wisatawan datang ke Malang dengan tujuan untuk mencicipi kuliner yang ada. Bahkan, sampai di pelosok daerah pun tersaji kuliner hidden gem yang tak main-main rasanya. Salah satunya kuliner malam super pedas satu ini, namanya Warung Emak Ilik.
Warung Emak Ilik berlokasi di Jalan Raya Wonokerto – Bantur, Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Tepatnya berada di timur Pasar Wonokerto, warung spesialis masakan pedas ini persis di depan SDN 1 Wonokerto.
Anda sebaiknya mampir ke warung yang menyajikan kuliner malam satu ini, ketika tengah berlibur ke Pantai Selatan, Kabupaten Malang. Sebab, lokasinya berada di rute Malang – Jalan Lintas Selatan (JLS) atau jalan raya penghubung sederet pantai di Malang Selatan.
Spesialis masakan sayur pedas, lauk yang disajikan cukup beragam. Mulai dari aneka jeroan sapi, seperti empal, babat, usus, paruh, limpa, hingga jeroan ayam lengkap.
Selain menu sayur pedas, ada juga lalapan. Mulai dari lalapan ayam, aneka ikan, belut juga ada. Lalapannya juga tak kalah pedas, Anda akan dibuat mabuk kepayang setelah mencicipi sambal ulek super pedasnya.
Warung yang sudah berdiri belasan tahun lamanya ini menyedikan dua menu pilihan nasi, ada nasi putih dan nasi jagung. Namun yang menjadi primadona di Warung Mak Ilik adalah nasi jagungnya.
Rasa lezat dengan bumbu yang medok menjadi ciri khas di warung satu ini. Tak heran jika pelanggannya tak pernah surut, meskipun hanya buka saat malam hari.
Selain itu, harga yang dibanderol juga murah meriah. Seporsi nasi sayur pedas dengan lauk ayam hanya dibanderol Rp15 ribu.
Jika ingin mencicipi menunya, Warung Mak Ilik buka setiap hari. Mulai pukul 19.00 WIB hingga 03.00 WIB atau menjelang subuh. Jika tak ingin kehabisan, Anda bisa datang lebih dulu sebelum jam tutup.
Kuliner murah satu ini sangat cocok dijadikan obat kelaparan saat perjalanan menuju ke Pantai Selatan Malang. (ptu/gni)








