Pasien Keluhkan Pelayanan Puskesmas Induk Kranggan Mojokerto Amburadul

Puskesmas induk Kranggan, Mojokerto.(Blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Pelayanan kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kranggan, yang berada di Lingkungan Kuwung, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, dikeluhkan pasien.

Keluhan itu disampaikan salah satu pasien bernama Subagyo (50), warga Griya Permata Meri.

Dirinya mengaku datang ke puskesmas induk tersebut untuk mendapatkan surat sehat sebagai syarat untuk mendaftar Petugas Pemutakhiran Data Pemilu (Pantarlih) dalam Pilkada serentak 27 November mendatang.

Subagyo datang ke Puskesmas Induk pada Sabtu (15/6/2024), sejak pukul 09.00 WIB. Awalnya, dia berniat mendapatkan surat keterangan sehat, sembari periksa keluhan sakit gatal. Dia pun mendaftar antrean sesuai dengan prosedur dan arahan petugas.

Kepada blok-a.com, Subagyo mengatakan, ketika masuk antrean pemeriksaan awal, pihak puskesmas menanyakan keluhan yang dirasakan Subagyo.

“Ditanya keluhan apa, saya jawab minta surat sehat dan apa boleh juga sambil periksa kulit gatal. Dijawab bisa, disarankan periksa kulit dulu aja. Ternyata sampai antrian habis jam 11. 45 WIB, saya tidak dilayani untuk surat sehat,” terangnya.

Akhirnya Subagyo diberi obat setelah sempat ditanya-tanya oleh petugas kesehatan. Namun tanpa melalui prosedur pemeriksaan.

“Dapat obat tanpa diperiksa hanya nanya-nanya aja,” tambahnya.

Setelah lama menunggu, hingga menjelang jam istirahat siang, yakni pukul 11.45 WIB, ia tak kunjung mendapat pelayanan surat sehat.

Akhirnya Subagyo komplain ke petugas. Karena sejak awal datang tidak juga dilayani dengan baik dan merasa tidak dihargai sebagai pasien.

“Layanan puskesmas induk kok amburadul gitu sih, sangat tidak menghargai pasien. Lalu petugas cuma bilang lupa pemberitahuannya, itu saja, diulang-ulang,” tambahnya.

Subagyo juga mengadukan pelayanan puskesmas induk Kranggan kepada Pj Wali Kota Mojokerto M. Ali Kuncoro lewat pesan singkat WhatsApp.

Dirinya mengaku mendapatkan respons positif, bahwa akan dicek dan diselesaikan permasalahannya.

“Saya juga sudah kirim pesan WhatsApp kepada Mas Pj Wali Kota, terkait pelayanan yang saya dapatkan di puskesmas induk Kranggan hari ini tadi,” lanjutnya.

“Saya sangat kecewa dengan pelayanannya, Puskesmas Induk amburadul, nggak menghargai pasien. Padahal saya perlu surat sehat itu untuk mendaftar Pantarlih. Kalau nggak salah terakhir hari Rabu besok tanggal 19 itu,” tandasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi blok-a.com terkait keluhan pasien di Puskesmas Induk Kranggan ini, Staf Bidang Promosi Dinas Kesehatan Kota Mojokerto, Rifa’i mengatakan siap menerima dan menindaklanjuti.

Pihaknya menyatakan hal ini akan menjadi evaluasi untuk pelayanan puskesmas yang lebih baik.

“Enggeh untuk keluhan akan kami terima mas untuk perbaikan pelayanan selanjutnya,” ujarnya.

“Terima kasih informasinya. Semoga bisa menjadikan lebih baik pelayan setiap puskesmas di Kota Mojokerto,” jelasnya.

Ditanya terkait tindakan lanjutan atas keluhan yang disampaikan ini, pihaknya mengaku akan melakukan kroscek di lapangan terlebih dahulu.(sya/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com