Nenek Asal Gedangan Malang Terjatuh di Sumur Sedalam 20 Meter, Ini Penyebabnya

Nenek Asal Gedangan Malang Terjatuh di Sumur Sedalam 20 Meter, Ini Penyebabnya
Evakuasi nenek yang terjatuh di Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang (Source: dok. Polsek Gedangan for blok-a)

 

Kabupaten Malang, blok-a.com – Warga Dusun Krajan Desa Segaran Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang digemparkan adanya seorang nenek bernama Saini (63) yang terjatuh ke dalam sumur.

Nenek yang terjatuh ke sumur itu pertama kali diketahui oleh saksi mata bernama Yulianto (33) warga Dusun Krajan Desa Segaran Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang sekitar pukul 18.30, Rabu (11/10/2023) malam.

Kapolsek Gedangan, AKP Indra Subekti membenarkan. Dia mengatakan sekitar pukul 17.00, saksi Yulianto sedang mencari korban di sekitar rumah. Yulianto awalnya hanya menemukan sandal slop warna coklat di samping sumur. Sumur itu berada di sebelah rumah korban.

Sumur tersebut biasanya dalam keadaan tertutup. Namun kala itu saksi melihat sumur tersebut dalam kondisi terbuka.

Saksi pun curiga. Selanjutnya saksi mengambil senter untuk melihat ke dalam sumur.

“Saat melihat dengan menggunakan senter ada sosok perempuan yang memakai pakaian daster warna ungu, kerudung warna coklat, menset warna hitam dan dalam kondisi sudah meninggal,” ujar Kapolsek Gedangan, AKP Indra Subekti kepada awak media, Kamis (12/10/2023) pagi.

Mengetahui orang yang dicarinya berada di dalam sumur, Yulianto langsung meminta tolong kepada masyarakat sekitar untuk menolong korban.

“Karena tidak ada peralatan untuk menolong korban, ketua RT 09 menghubungi perangkat desa serta setelah itu menghubungi petugas Polsek Gedangan, Koramil Gedangan, Tim BPBD Kabupaten Malang, PMI Kab Malang, dan tim SAR untuk menolong korban yang berada di dalam sumur,” ujarnya.

Sekitar pukul 19.30, petugas bersama tim SAR datang ke lokasi untuk membantu proses evakuasi terhadap korban yang masih berada di dalam sumur.

“Sekitar pukul 21.00 jenazah korban berhasil dievakuasi tim evakuasi dari dasar sumur,” terang Indra.

AKP Indra mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari tim evakuasi, korban ditemukan berada di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 20 meter. Nenek itu ditemukan dengan keadaan mengapung dan posisi kepala menunduk.

“Hasil pemeriksaan tim kesehatan, korban terdapat luka terbuka sobek pada bagian lutut kaki kanan dan patah kaki kanan pada bagian paha, serta badan yang lain tidak ada bekas luka penganiayaan,” terang Indra lagi.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga bahwa korban sedang mengalami ganguan pemikiran atau pelupa. Korban hanya berdiam diri saja di rumah seringnya.

“Diduga korban menjatuhkan ke dalam sumur sedalam 20 meter dengan maksud bunuh diri,” tandasnya. (mg1/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com