Blok-a.com – Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok ormas tengah menggeruduk kantor leasing di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, viral di media sosial.
Video aksi sekelompok ormas yang menggeruduk kantor leasing di Bekasi ini viral setelah diunggah oleh akun Instagram @andreli_48 pada Jumat (10/2/2023).
“Kejadian tadi siang jumat (10/2/23) di kompas Tambun Selatan, Bekasi, lising tarik paksa unit mobil yang dibawa anggota ormas, tidak lama kemudian kantor Debtcolektor digeruduk sekelompok ormas, dalam video terlihat 1 unit mobil rusak berat,” tulis pemilik akun dalam keterangan unggahannya.
Dalam video yang berdurasi kurang dari satu menit itu, terlihat puluhan anggota ormas tengah membuat kerusuhan didepan kantor leasing Bekasi.
Sekelompok ormas itu bahkan melakukan perusakan dengan cara menggulingkan sebuah mobil yang terparkir di kantor leasing tersebut. Tak lama kemudian, terdengar beberapa kali suara tembakan peringatan untuk memecah massa.
Kapolres Bekasi Kombes B Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (10/2/2023), sekitar pukul 13.05. Kasus itu berawal saat salah seorang anggota ormas hendak membayar cicilan di kantor leasing tersebut.
Saat hendak membayar, terjadi percekcokan antara anggota ormas tersebut dan petugas leasing hingga berujung pemukulan terhadap anggota ormas.
“Jadi bukan karena debt collector, maksudnya bukan lagi proses pengambilan barang. Lagi proses pembayaran cicilan, ini ada percekcokan mulut dalam kantor. Terus tiba-tiba nggak tahu ada kejadian bagaimana, akhirnya katanya dipukul yang ormasnya ini,” kata Twedi dikutip dari detikcom, Sabtu (11/2/2023).
Anggota ormas yang menerima pukulan dari petugas leasing ini sontak mengadukan kejadian ini kepada teman-temannya. Tak lama kemudian, puluhan anggota ormas pun menggeruduk kantor tersebut.
“Terus manggil teman-temannya. Iya karena cekcok itu katanya dipukul terus dia info ke teman-temannya. Teman-temannya datang puluhan,” ujarnya,” ujarnya.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih meminta keterangan dari kedua belah pihak terkait duduk perkara peristiwa yang ada.
(hen)









Balas
Lihat komentar