Tembok Pembatas Setinggi 10 Meter Perum Delta Dieng Ambruk Timpa Mobil Hingga Ringsek

Tembok Pembatas Setinggi 10 Meter Perum Delta Dieng Ambruk Timpa Mobil Hingga Ringsek
Tembok Pembatas Setinggi 10 Meter Perum Delta Dieng Ambruk Timpa Mobil Hingga Ringsek (blok-A/Bob Bimantara Leander)

Kota Malang, blok-A.com – Tembok pembatas perumahan Delta Dieng , Kelurahan Pisang Candi Kecamatan Sukun Kota Malang, ambruk.

Tembok itu lalu menimpa sebuah mobil milik warga perumahan. Terlihat mobil itu ringsek bagian depannya. Beruntungnya dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa .

Peristiwa Tembok pembatas setinggi kurang lebih 10 meter dengan panjang 20 meter ambruk itu terjadi pada hari Rabu ( 2/11/2022 ) sekitar pukul 15.30 wib , dalam kondisi hujan lebat.

Diduga ambruknya kontruksi bangunan tembok pembatas ini dikarenakan kurang baik serta adanya rembesan saluran air limbah rumah tangga milik warga di RT 01 berakibat tembok pembatas ini ambruk.

Salah seorang petugas keamanan perumahan Delta Dieng , Antonius Saputra mengatakan tembok pembatas ini masuk di RT 04 RW 07 Kelurahan Pisang Candi .

“Itu tapal batas antara RT 01 ( rumah warga ) dengan RT 04 masuk Perumahan Delta Dieng yang paling belakang sendiri,” ujar Anton saat dikonfirmasi awakmedia , Jumat ( 4/11/2022 ) siang .

“Dan salah satu tembok rumah warga yang ada diblok E 6 terdampak tembok pembatas yang ambruk,” sambungnya .

Sementara Mochammad Tirto ( 25 ) yang temboknya rumahnya juga ambrol mengatakan saat kejadian dirinya bersama adiknya berada dalam rumah. Waktu itu hujan deras dan juga petir terdengar.

“Sekitar pukul 15.00 WIB pas hujan deras disertai petir tiba tiba terdengar suara gemuruh cukup keras , tapi saya ngak menyadari kalau suara itu berasal dari tembok pembatas depan rumahnya ambruk,” ujarnya .

Dirinya baru mengetahui kalau tembok setinggi 10 meter ambrol timpa mobil milik warga setelah melihat informasi di Whatsapp.

“Mas sampean sama adiknya segera keluar itu tembok depan rumah sampean ambrol . Dirinya bersama adiknya langsung menyelamatkan diri sebab tembok bagian depan rumahnya juga sebagian ikut ambrol,” terangnya .

Atas kejadian ini dirinya bersama warga lain melaporkan ke ketua RT setempat dan diteruskan ke pihak kelurahan Pisang Candi agar segera ditindak lanjuti .

“Tembok pembatas ini sudah tanggungan warga setempat jadi bukan tanggung dari pihak pengembang,” imbuh Tirto.

“Tadi juga ada dari pihak kelurahan sama petugas dari BPBD Kota Malang yang datang kesini untuk pendataan,” pungkasnya . (mg2/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com