banner 728x250

Walikota Ambon Dijemput Paksa KPK !

banner 120x600
banner 468x60

blok-a.com. Beberapa waktu lalu, Wali Kota Ambon, Maluku, Richard Louhenapessy telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kader dari Partai Golkar tersebut terjerat dalam kasus dugaan korupsi terkait pemberian persetujuan izin prinsip pembangunan cabang retail di Kota Ambon Tahun 2020.

banner 325x300

Selain dirinya, KPK juga menetapkan dua orang lainnya sebagai tersangka. Antara lain, pegawai di Pemerintah Kota Ambon berinisial AEH dan kepala perwakilan regional dari unit usaha retail berinisial AM.

Hari ini, Jumat 13 Mei 2022, KPK melakukan tindakan penjemputan paksa terhadap tersangka, Karena dianggap tidak kooperatif terhadap proses penyidikan KPK. Hal ini dikuatkan dengan keterangan dari pelaksana tugas juru bicara KPK, Ali Fikri.

“Kami menilai bahwa salah satu tersangka tersebut tidak kooperatif sehingga tim penyidik KPK hari ini masih dalam proses penjemputan paksa para pihak,” ungkap Ali ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (13/5/2022).

Ali Fikri juga mengatakan, saat ini tim dari KPK masih melakukan proses penjemputan tersangka, dan akan segera melakukan konferensi pers setiba tim KPK dan Walikota Ambon yang berstatus Tersangka, di Gedung Merah Putih KPK.

“Perkembangannya nanti akan kami informasikan mengenai konstruksi perkaranya dan siapa pihak yang menjadi tersangka dimaksud, mudah-mudahan malam ini bisa kami sampaikan kepada masyarakat semuanya,” pungkasnya. (adf)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.