Magetan, blok-a.com – Telaga Sarangan di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, masih menjadi destinasi wisata favorit masyarakat. Hampir setiap akhir pekan, kawasan wisata andalan Kabupaten Magetan itu selalu dipadati ribuan wisatawan dari berbagai daerah yang datang untuk menikmati panorama alam, udara sejuk lereng Gunung Lawu, hingga beragam wahana wisata yang tersedia.
Pantauan di lokasi pada Minggu (26/7/2026), arus kendaraan terus berdatangan sejak pagi. Kepadatan terlihat di area parkir, dermaga perahu wisata, wahana speed boat, area berkuda, pusat kuliner, hingga kios oleh-oleh. Ramainya kunjungan tersebut turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari pedagang, pelaku UMKM, hingga penyedia jasa wisata di kawasan Telaga Sarangan.
Salah seorang wisatawan asal Surabaya, Abdi, mengaku Telaga Sarangan menjadi destinasi langganan keluarganya setiap musim libur maupun akhir pekan.
“Saya bersama keluarga sudah beberapa kali ke Telaga Sarangan. Hampir setiap ada libur atau akhir pekan kami datang ke sini. Tempatnya nyaman, udaranya sejuk, pemandangannya indah, dan anak-anak selalu senang bermain di sini,” ujarnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan, Suwito, mengatakan tingginya minat wisatawan membuktikan Telaga Sarangan masih menjadi ikon pariwisata sekaligus primadona wisata di Kabupaten Magetan.
“Alhamdulillah, kunjungan wisatawan ke Telaga Sarangan terus menunjukkan tren yang positif. Ini membuktikan bahwa Telaga Sarangan masih menjadi primadona wisata di Kabupaten Magetan. Berbagai upaya terus kami lakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, mulai dari peningkatan fasilitas hingga promosi destinasi, agar wisatawan merasa nyaman dan kembali berkunjung,” kata Suwito.
Menurut Suwito, peningkatan jumlah kunjungan juga didukung berbagai langkah yang dilakukan pemerintah daerah, salah satunya pemberian potongan harga tiket masuk sebesar 50 persen bagi pelajar selama masa libur sekolah tahun 2026. Kebijakan tersebut dinilai mampu mendorong minat masyarakat untuk berwisata ke Telaga Sarangan.
Data Disbudpar Kabupaten Magetan mencatat, selama periode libur sekolah 22 Juni hingga 12 Juli 2026, Telaga Sarangan dikunjungi sebanyak 88.368 wisatawan, terdiri dari 84.839 wisatawan dewasa dan 3.529 wisatawan anak-anak. Dari jumlah tersebut, objek wisata ini menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1.645.457.000.
Sementara itu, secara kumulatif sejak 1 Januari hingga Juli 2026, jumlah kunjungan wisatawan ke Telaga Sarangan telah mencapai 594.943 orang. Dari pengelolaan destinasi tersebut, pemerintah daerah berhasil membukukan PAD sebesar Rp11.098.559.000, atau 47,42 persen dari target PAD Telaga Sarangan tahun 2026 sebesar Rp23.404.600.000.
Suwito menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisatawan yang telah memilih Magetan sebagai tujuan berlibur. Menurutnya, tingginya kunjungan tidak hanya berdampak pada peningkatan PAD, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian di sektor pariwisata.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh wisatawan yang telah berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Kabupaten Magetan. Harapannya, tren kunjungan ini terus terjaga hingga akhir tahun sehingga target PAD sektor pariwisata dapat tercapai, bahkan melampaui target yang telah ditetapkan. Semakin banyak wisatawan yang datang, semakin besar pula dampak positif yang dirasakan pelaku UMKM, pedagang, pengelola jasa wisata, hingga masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Dengan panorama alam yang tetap terjaga, udara pegunungan yang sejuk, serta berbagai fasilitas wisata yang terus dibenahi, Telaga Sarangan diperkirakan akan tetap menjadi magnet wisata di Jawa Timur dan menjadi pilihan utama masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga setiap akhir pekan maupun musim liburan.
(nan)




