blok-a.com – Kota Wisata Batu merupakan sebuah kawasan yang terkenal akan keindahan wisata alamnya. Tak heran jika banyak wisatawan dari luar kota yang memadati kota Batu saat akhir pekan.
Pemandangannya yang eksotis dan udara yang sejuk membuat wisatawan tertarik untuk mengunjunginya sebagai refreshing. Bahkan banyak Surga Tersembunyi yang berada di Kota Wisata Batu dan belum banyak diketahui orang.
Salah satu surga tersembunyi itu adalah Bukit Jengkoang. Wisata alam ini terletak di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Bukit jengkoang merupakan wisata alam yang menyuguhkan pemandangan hamparan lahan pertanian.
Lahan pertanian tersebut dipenuhi berbagai macam sayuran seperti kubis, kol, wortel, cabai, kembang kol, dan lain-lain. Pengunjung akan terhipnotis oleh udara yang sejuk dan hamparan lahan luas berwarna hijau.
Tak hanya itu Bukit Jengkoang juga dikelilingi oleh deretan gunung yang berdiri gagah seperti Gunung Arjuno, Semeru, Panderman, Kawi, Putri Tidur dan Buthak.
Untuk menikmati keelokan wisata Bukit Jengkoang, pengunjung bisa menikmati kopi, teh, mie instan, serta snack yang tersedia di beberapa warung kecil di kawasan tersebut.
Pengunjung disarankan untuk datang saat pagi hari karena jika beruntung pengunjung akan mendapatkan view lahan yang diselimuti oleh kabut dan udara yang sejuk.
Kita hanya cantik pada saat pagi hari, saat malam hari kalian akan disuguhkan pemandangan gemerlap lampu kota Batu yang terlihat dari atas bukit. Bahkan saat musim panas terdapat pemandangan milkyway yang membentang di atas langit.

Mengunjungi Bukit Jengkoang bersama orang terkasih akan jadi momen terbaik yang tak bisa dilupakan. Jangan lupa untuk mengabadikan momen tersebut dengan berswafoto yang dilatarbelakangi oleh pemandangan eksotis.
Pengunjung juga bisa mengeksplor kawasan Bukit Jengkoang dan mengelilingi lahan pertanian warga sekitar. Namun perlu diingat bahwa pengunjung diharapkan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan merusak tanaman.
Karena masih merupakan daerah pertanian milik warga sekitar, pengunjung tidak akan dikenakan biaya masuk alias gratis.
Untuk rute menuju Bukit Jengkoang terbilang cukup ekstrem, akses jalannya terdiri dari bebatuan dan medan tanah. Namun tak perlu khawatir karena akses ini masih bisa dilalui oleh mobil.
Pengunjung bisa menempuh waktu kurang lebih 30 menit dari pusat Kota Batu. Dari jalan raya Bumiaji, pengunjung bisa langsung masuk ke pertigaan yang terdapat tanda “Amazing Bumiaji” setelah itu jalan lurus mengikuti arahan dari Google Maps. (hen)




