Mengenal Koleksi Museum Brawijaya, Ada Monumen Gerbong Mematikan Banyak Jiwa

Kota Malang, blok-A.com – Museum Brawijaya Malang berdiri pada tahun 1967. Museum ini terletak di Jl. Ijen No.25 A, Gading Kasri, Kec. Klojen, Kota Malang. Lokasinya sangat dekat dengan pusat kota dan tempat wisata seperti alun-alun Kota Malang. Ini merupakan ide dari Brigjen TNI (Purn) Soerachman, yang saat itu tengah memimpin Pangdam VIII/Brawijaya. Sabtu (11/07/2022)

Museum Brawijaya dibangun di lahan seluas 10.500 meter persegi yang dulunya di dukung penuh oleh Pemkot Malang. Pengusaha hotel daerah tretes pandaan, Ibu Martha juga ikut membantu proses pembiayaan bangunan ini. Lantas apa yang menarik dari Museum ini?

Museum ini sangat identik dengan koleksi persenjataannya. Salah satu yang ikonik di museum ini adalah Gerbong Maut yang dulunya memiliki sejarah pelik bagi para pejuang. Dikisahkan pada tahun 1947, belanda kembali dan menyerang salah satu kota di jawa timur yaitu Bondowoso.
Belanda berhasil menahan pejuang. Namun karena penjara penuh, akhirnya dipindah ke Surabaya.

Pemindahan ini dilakukan dengan menggunakan tiga gerbong barang bertipe GR4416, GR5769, dan GR10152.
Sebanyak 100 orang dipindahkan saat itu pada pukul 02.00 dini hari di tanggal 23 September 1947. Karena sirkulasi minim dan ruangan yang sempit, Gerbong Maut ini seperti neraka hingga membuat kulit tahanan menjadi mengelupas. Setibanya di Surabaya, hanya ada 12 orang pejuang yang bertahan. Sisanya luka dan mati mengenaskan.

Terpisah, salah satu pengunjung Muhammad Alwi (25) menjelaskan bahwa museum ini sangat bersejarah dan mebuatnya penasaran untuk berkunjung ke sana.

“ini baru pertama kali mas, dan saya penasaran dengan museum yang bersejarah ini,” ujar Alwi

“Saya ingin tau lebih dalam perjuangan orang-orang dulu. Kemungkinan saya akan kesini lagi untuk berkunjung, agar lebih paham lagi,” tandasnya

Museum ini buka setiap hari mulai dari pukul 08.00-15.00 WIB. Harga tiketnya juga terbilang murah, hanya berkisar Rp. 10.000 saja. Jika kalian ingin berlibur sambil merasakan pengorbanan para pejuang terdahulu, yuk mampir ke Museum Brawijaya Malang. (mg1/bob)

Exit mobile version