Siap Taklukkan Alam? Ini 5 Gunung di Malang yang Cocok buat Pendaki Pemula

Salah satu tujuan pendakian yang cocok untuk pemula, Bukit Jabal dengan pemandangan eksotiknya (foto: camping.id)
Salah satu tujuan pendakian yang cocok untuk pemula, Bukit Jabal dengan pemandangan eksotiknya (foto: camping.id)

Malang, Blok-a.com – Malang tak hanya dikenal dengan udara yang sejuk dan wisata kulinernya, tetapi juga surga bagi para pecinta alam. Bagi pendaki pemula yang ingin merasakan sensasi mendaki tanpa harus melewati jalur ekstrem. Wilayah Malang dan sekitarnya menawarkan banyak pilihan kontur alam yang cocok untuk latihan awal mendaki gunung.

Berikut lima gunung dan bukit di Malang yang cocok dijelajahi, khususnya bagi para pendaki pemula.

1. Bukit Kuneer

  • Lokasi: Kebun The Wonosari, Lawang
  • Ketinggian: ±1.250 mdpl
  • Tiket Masuk : RP.10.000 – Rp.20.000
Hamparan Perkebunan Teh Wonosari di jalur menuju Bukit Kuneer (foto: Indozone Travel)
Hamparan Perkebunan Teh Wonosari di jalur menuju Bukit Kuneer (foto: Indozone Travel)

Bukit Kuneer terkenal dengan hamparan kebun tehnya yang hijau dan menenangkan. Serta jalur landainya yang dapat dicapai dalam waktu sekitar 1 jam dari area parkir. Perjalanan selama satu jam akan menempuh medan bebatuan yang mungkin akan terasa melelahkan bagi pemula. Tapi, di sepanjang trek menuju puncak Bukit Kunir ini terdapat tiga pos. Di mana Anda dapat beristirahat dan berteduh sejenak.

Selain hamparan kebun teh, Bukit Kuneer juga menawarkan berbagai daya tarik lain bagi para pengunjung. Salah satunya adalah spot sunrise yang menakjubkan, di mana pengunjung dapat menyaksikan lautan kabut menyelimuti kebun teh, pemandangan unik khas daerah dingin.

Selain itu, terdapat jembatan kayu yang Instagramable, menjadi tempat yang sempurna untuk berfoto dan mengabadikan momen indah. Trek yang relatif mudah juga membuat Bukit Kuneer cocok untuk pendaki pemula yang ingin menikmati keindahan alam tanpa harus menghadapi tantangan yang terlalu berat.

2. Budug Asu

  • Lokasi: Kebun Teh Wonosari, Lawang
  • Ketinggian : ±1.500 mdpl
  • Tiket Masuk : Rp.20.000
Pendaki mencapai puncak Budug Asu (foto: Indo Tren)
Pendaki mencapai puncak Budug Asu (foto: Indo Tren)

Budug Asu terletak di lereng Gunung Arjuno, Malang, dengan jalur yang relatif landai dan bisa ditempuh dalam waktu 2-3 jam dari kebun Teh Wonosari. Sepanjang perjalanan menuju Puncak Budug Asu, pendaki akan dimanjakan oleh pemandangan perkebunan teh, kopi, dan pepohonan pinus yang rindang.

Trek pendakian didominasi oleh tanjakan ringan dengan jalan bebatuan. Sebelum mencapai puncak, pendaki harus memilih antara dua jalur, cepat atau lambat. Jalur cepat menawarkan tantangan ekstrem dengan kemiringan hampir 90 derajat, dikenal dengan sebutan Tanjakan Dhemit. Sementara jalur satunya lebih mudah dan santai, karena medannya relatif landai. Namun harus memutar bukit sehingga jaraknya bisa 2-3 kali lebih jauh.

Pendaki pemula di Budug Asu akan mendapatkan pengalaman menarik. Salah satu daya tarik utamanya adalah pemandangan indah Gunung Arjuno yang dapat dinikmati dari dekat. Selain itu, jalur pendakian yang dilalui melintasi hutan pinus yang rindang dan kebun teh yang hijau, menciptakan suasana yang menenangkan sepanjang perjalanan.

3. Bukit Jabal

  • Lokasi: Dau, Malang
  • Ketinggian : 1470 MDPL
  • Tiket Masuk : Rp.15.000
Pemandangan eksotik lautan kabut di Bukit Jabal (foto: camping.id)
Pemandangan eksotik lautan kabut di Bukit Jabal (foto: camping.id)

Bukit Jabal adalah pilihan ideal bagi pencari petualangan singkat dengan pemandangan alam yang memukau. Akses mudah dan fasilitas memadai menjadikannya spot yang cocok untuk pendaki pemula. Dengan jalur pendakian yang cukup pendek, hanya memerlukan waktu 2 hingga 3 jam untuk mencapai puncak.

Perjalanan dimulai setelah mendaftar di pos atau basecamp. Lalu pendaki akan melewati perkebunan jeruk yang landai sebelum mencapai pos 1. Berikutnya, trek mulai menanjak dengan sudut kemiringan 45 derajat, sering disebut tanjakan “bikes” karena terasa tak kunjung selesai. Setelah melewati tanjakan ini, pendaki tiba di pos 3, di mana lahan datar terbatas, sebelum melanjutkan ke pos 4. Perjalanan mulai landai, meskipun masih ada tanjakan licin sebelum mencapai area camping Bukit Jabal.

Setelah menguras tenaga, rasa lelah akan terbayar saat tiba di puncak Bukit Jabal yang memiliki ketinggian sekitar 1.470 mdpl. Panoramanya mempesona, menampilkan tiga gunung terdekat dari Malang, yakni Gunung Panderman, Arjuno, dan Semeru. Pengunjung dapat menikmati pemandangan spektakuler saat sunrise dan sunset, momen yang sempurna untuk diabadikan. Selain itu, tersedia pula area camping yang memungkinkan para pendaki dapat merasakan keindahan alam lebih lama.

4. Gunung Bokong

  • Lokasi: Pesanggrahan, Batu
  • Ketinggian : 1860 MDPL
  • Tiket Masuk : Rp.20.000
Puncak Gunung Bokong (foto: Radar Tulungagung)
Puncak Gunung Bokong (foto: Radar Tulungagung)

Gunung Bokong, yang terletak di Kota Batu, memiliki ketinggian 1.746 mdpl yang tentunya ideal bagi pendaki pemula. Jalur pendakian yang baru dibuka untuk umum pada September 2024 ini terbilang landai. Dengan waktu tempuh dari basecamp ke puncak sekitar 45 menit hingga 1 jam. Untuk mendaki, pendaki wajib mendaftar di pos perizinan di Basecamp Gunung Buthak dan Panderman.

Sepanjang jalur, terdapat papan penanda untuk membantu pendaki agar tidak tersesat. Selama perjalanan, pendaki dapat menikmati hutan alami yang lebat, menciptakan suasana yang menenangkan bagi para pendaki.

Setelah sampai ke puncak, pengunjung dapat menikmati pemandangan menakjubkan Gunung Arjuno serta gemerlap citylight Kota Batu di malam hari. Selain itu, keindahan sunrise dan sunset yang cantik juga menambah daya tarik tempat ini. Anda bisa menghabiskan waktu lebih lama di area camping yang tersedia di puncak Gunung Bokong.

5. Bukit Lincing

  • Lokasi : Wonorejo, Lawang
  • Ketinggian : 1860 MDPL
  • Tiket Masuk : Rp.20.000
Pendaki Bukit Lincing (foto: Teras Info)
Pendaki Bukit Lincing (foto: Teras Info)

Bukit Lincing terletak di jalur ke Gunung Arjuno melalui Lawang, Kabupaten Malang. Perjalanan menuju puncaknya memakan waktu sekitar 3-5 jam dengan medan yang bervariasi, mulai dari jalan yang landai hingga tanjakan curam berbatu.

Pendakian ke Bukit Lincing dapat melalui Kebun Teh Wonosari di Kecamatan Lawang, Jalur pendakian dimulai dari perkebunan teh yang hijau, melintasi perkebunan kopi dan hutan pinus. Menawarkan pemandangan alam yang beragam, termasuk pepohonan yang rindang dan hamparan sabana, sebelum menghadapi tantangan bebatuan dan tanjakan menjelang puncak.

Bukit Lincing dikenal dengan lautan awannya yang memberikan pengalaman unik. Di puncaknya, hamparan daratan hingga Gunung Semeru yang menjulang tinggi, dapat terlihat dengan jelas. Dengan jalur pendakian yang bervariasi, namun tak terlalu berat, Bukit Lincing tentu pas dikunjungi oleh pendaki pemula.

Anda yang masih pemula dan ingin merasakan sensasi naik gunung, bisa mencoba rekomendasi di atas. Jadi, mulailah petualangan seru Anda sekarang! (mg3/gni)

Penulis: Kun Lang Ragil (Mahasiswa Magang STIMATA)

Exit mobile version