Ups! Pepe Sang Bek Tertua di Piala Dunia 2022 Ternyata ‘Anak Mama’

pepe portugal
Pepe (Image by AFP)

blok-A.com – Saat melihat aksi Timnas Portugal di Piala Dunia 2022 Qatar, nama Cristiano Ronaldo pasti menjadi sorotan utama. Namun, ada sosok lain yang juga cukup menonjol. Yakni Pepe, si tukang jagal dari Portugal.

Berusia 39 tahun, Pepe adalah bek tertua di Piala Dunia 2022. Kariernya di timnas terbukti tak lekang dimakan waktu. Tentu ada hal spesial dalam dirinya hingga membuat Pepe begitu lama diandalkan negaranya.

Sepanjang sejarah El Real, Pepe merupakan pemain bek sangar yang pernah bergabung dengan Real Madrid.

Ternyata, Pepe menyimpang cerita masa lalu yang cukup mengharukan.

Siapa yang akan percaya jika Pepe ini merupakan seorang anak mama dan bahkan masih tidur bersama sang ibu sampai usianya 17 tahun?

Fakta ini disampaikan langsung Pepe kepada salah satu media Portugal, Tribuna Expresso.

“Sampai saya datang ke Portugal, pada usia 17 tahun, saya masih tidur dengan ibu saya. Jadi, bayangkan bagaimana rasanya,” ucap Pepe.

Meski bermain untuk Timnas Portugal, Pepe lahir dan besar di Brasil.

Namun di saat remaja, memutuskan untuk pindah ke Funchal, Madeira.

Di mana Madeira merupakan kampung halaman dari Cristiano Ronaldo.

“Saya sudah besar dan saya tidur dengan orangtua saya,” tutur Pepe.

“Jadi, saya membayangkan ayah saya tidak suka saya di sana,” tambah pemilik nama lengkap Kepler Laveran de Lima Ferreira itu.

“Ini menarik. Suatu hari saya sedang berbicara dengan ibu saya dan dia mengatakan kepada saya bahwa saya sangat suka mengacak-acak rambutnya dengan tangan.

“Lalu, saya mengatakan kepadanya bahwa mungkin saya sudah tahu bahwa akan terlalu banyak waktu untuk menjauh darinya,” imbuhnya.

Sebelum bergabung Porto pada 2004, Pepe lebih dulu mendapatkan kontrak profesional pertama bersama Maritimo dan sukses membuat 64 pertandingan.

Kariernya berlanjut ke Spanyol, bersama Real Madrid mencatat 334 pertandingan selama sembilan musim dan sukses membawa tiga gelar Liga Spanyol dan Liga Champions.

Sempat merasakan kompetisi di Turki bersama Besiktas sebelum pulang ke Porto meski gagal membawa tim ini melaju ke babak 16 besar Liga Champions 2022-2023.(cho/lio)

Exit mobile version