Kota Malang, blok-a.com – Tim sepak bola putra Kota Malang terus menggembleng atletnya sebelum turun di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim 2025. Hal ini difokuskan untuk meraih prestasi dalam ajang bergengsi di Jawa Timur ini.
Manager tim sepak bola putra Kota Malang, Hengky Bayu Firmansyah mengatakan latihan intens sudah dilakukan oleh timnya sejak beberapa bulan lalu. Ia meyakini tim sepak bola putra sudah siap tempur dalam ajang ini.
“Persiapan kita itu sebenarnya sudah jauh-jauh hari. Nah tim ini sebenarnya sudah matang,” kata Bayu, sapaan akrabnya.
Bahkan, menurut Bayu, beberapa tim dari daerah lainnya gentar ketika melihat persiapan dari tim sepak bola Kota Malang. Itu menunjukkan bahwa tim sepak bola Kota Malang sudah mempersiapkan semaksimal mungkin.
“Berita di luaran itu kan memang untuk menghadapi tim Kota Malang itu sekarang mereka berpikir dua kali karena kita persiapannya memang nyolong start dan lebih lama dari mereka,” imbuhnya.
Namun, Bayu mengeluhkan beberapa persoalan yang dihadapi timnya jelang bergulirnya ajang ini. Terlebih, olahraga sepak bola merupakan olahraga yang digemari mayoritas masyarakat.
“Cuma kendalanya sekarang adalah terkait pembinaan anggaran, terutama anggaran. Anggaran dari pihak-pihak terkait di sini karena ada KONI dan Disporapar,” terangnya.
Ia mengaku persoalan tersebut sangat menganggu persiapan tim dalam menyongsong gelaran Porprov IX Jatim ini. Hal itu disebabkan tidak adanya kejelasan anggaran untuk para atlet dari Disporapar.
“Atlet ini harus diperhatikan, jangan mereka suruh latihan tapi tidak ada kejelasan buat mereka,” jelasnya.
Bayu berharap persoalan ini segera berakhir dan segera diselesaikan oleh pihak terkait. Dengan begitu, persiapan tim sepak bola putra tidak terganggu dan mampu memberi prestasi untuk Kota Malang.
“Harapannya segera, karena ini sudah bulan April, kita Juni ini sudah main. Bagaimana caranya berkomunikasi dengan cabor terutama pemainnya,” tutupnya. (yog/bob)




