Like Mother and Son, Intip Kedekatan Pembalap Magetan Mario Suryo dengan Gubernur Khofifah

Mario Suryo menyerahkan hadiah helm motif Telaga Sarangan kepada Gubernur Khofifah. (Pemprov Jatim)
Mario Suryo menyerahkan hadiah helm motif Telaga Sarangan kepada Gubernur Khofifah. (Pemprov Jatim)

Surabaya, blok-a.com – Super Mario, begitulah Mario Suryo Aji, diberi nama julukan. Pembalap moncer satu satunya asal Indonesia, ini menunjukkan kedekatannya dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Kedekatan keduanya berawal kala Khofifah mendatangi Mario di musim balapan 2021 saat hendak mengadu skill di 8 sirkuit dunia.

Mario yang menjadi anak asuh Kapolda Metro Irjen Fadil Imran ini, beberapa kali diundang ke Grahadi atau didatangi Khofifah di tempat latihan.

Melihat kedekatan keduanya like mother and son (seperti ibu dan anak). Berbagai hadiah hingga motivasi dibisikkan Khofifah khusus kepada Mario.

Khofifah bangga di eranya menjabat sebagai Gubernur Jatim, ada pembalap internasional dengan segudang prestasi.

Mario pun santun dan sopan berbalas. Attitude yang baik itu, dia ungkapkan dengan mengunjungi Khofifah di Grahadi menjelang laga Moto3.

Dia menyerahkan hadiah kepada Khofifah, sebuah helm batik bermotif Telaga Sarangan.

Helm tersebut yang serupa akan dipakai Mario saat memasuki Moto3 GP Musim 2023.

Janji Bangun Sirkuit di Magetan

Mendapat itu, Khofifah mengaku bangga dan bahagia dapat mengiringi langkah super Mario memasuki tahun keduanya di Moto3 GP.

Terlebih desain helem tersebut mewakili harapan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin dan Gubernur Khofifah agar menyertakan nafas NKRI dalam berlaga.

“Kami tentunya bahagia bisa terus mengawal. Ini terasa sekali bagaimana kita semua sebagai bangsa merasa bangga ada anak Indonesia yang melengkapi suksesnya para olahragawan,” tutur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (16/2).

Tak hanya itu, pada kesempatan tersebut, Khofifah memberikan sebuah jaket kulit dengan motif ecoprint, yang dikhususkan bagi pembalap 18 tahun tersebut.

“Jaket ini saya harap dapat menjadi pengingat dan juga pelindung penghangat untuk Mario saat berlaga di Eropa. Cocok untuk digunakan di musim dingin, sekaligus mengenalkan produk hand made UKM Jawa Timur,” kata Gubernur Khofifah.

Lebih jauh, mantan Menteri Sosial RI itu menjelaskan, Pemprov Jatim akan senantiasa memfasilitasi dan mendukung dengan berbagai upaya. Salah satunya adalah pembangunan sirkuit balap yang diberi nama Mario di tempat kelahirannya, Magetan.

“Sebetulnya ini memang keinginan kita bersama Bupati Magetan untuk menyiapkan sirkuit. Kenapa di Magetan? Karena Mario dari Magetan dan mudah-mudahan bisa dikerjakan dengan cepat,” ungkapnya.

Sirkuit itu akan lebih menguntungkan Mario sehingga saat break dari kompetisi musim dia dapat berlatih lebih dekat dengan rumah. Sebab, selama ini, pembalap berumur 18 tahun itu selalu berlatih di Bantul, DIY.

“Ini supaya nantinya Mario bisa berlatih di kotanya sendiri dan bisa menjadi sumber kebahagiaan, kebanggaan, dan semangat bagi anak-anak di Magetan dan Mataraman,” tutur Khofifah.

Exit mobile version