Surabaya, blok-a.com- Lapangan Jawa Timur Senang Gerak (Jatim Seger), di Jalan Raya Kertajaya Indah Nomor 4 Kota Surabaya, resmi dioperasionalkan.
Dengan lapangan baru, diharapkan akan muncul semangat baru dan disusul prestasi olahraga yang baru terutama dari cabang olahraga (cabor) atletik.
Lapangan Jatim Seger ini telah mendapatkan sertifikasi internasional dari World Atlethic, di Monaco.
Untuk Cabor atletik mesti disupport dengan fasilitas penunjang. Mengingat banyak prestasi atlet Jatim bicara di kancah nasional dan Internasional.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, selain menjadi sarana peningkatan prestasi olahraga dari cabor atletik, adanya Lapangan Jatim Seger ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kebugaran dan menciptakan pola hidup sehat di masyarakat.
Yakni memasyarakatkan olahraga, dan mengolahragakan masyarakat.
“Memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat ini menjadi upaya untuk menumbuhkan pola hidup sehat di masyarakat. Selain makanan bergizi tentunya olahraga menjadi penting. Men Sana In Corpore Sano,” katanya usai meresmikan Lapangan Jatim Seger, Sabtu (11/2/2023) sore.
“Ditambah saat ini olahraga telah menjadi bagian penting atau gaya hidup (lifestyle) dalam kehidupan masyarakat kita. Jadi adanya fasilitas penunjang seperti lapangan Jatim Seger ini tentunya dapat mendorong masyarakat menjadi sehat, bugar dan produktif,” imbuhnya.
Menurutnya, Lapangan Jatim Seger ini bisa digunakan untuk berbagai macam pertandingan.
Antara lain, lari cepat pendek 100 m dan 200 m, lari jarak menengah 400 m dan 800 m, lari jarak jauh 1.000 s/d 5.000 m, lari estafet, lari gawang, lari halang rintang, lompat jauh dan lompat jangkit.
Kemudian, lompat tinggi, lompat galah, lempar cakram, lempar lembing, lempar martil dan tolak peluru.
“Selain digunakan untuk pertandingan, lapangan ini juga bisa digunakan oleh masyarakat umum untuk berolahraga. Serta dapat menjadi tempat latihan fisik atau kesempatan para calon TNI/Polri dan sekolah kedinasan lainnya,” katanya.
Peresmian lapangan ini mengambil tema sport for all yang berarti bahwa olahraga adalah hak asasi bagi semua orang dan semua usia. Tanpa memandang jenis kelamin, suku, dan kelas sosial.
Tidak hanya itu, di sekitar area Komplek Kertajaya ini juga terdapat beberapa venue sarana olahraga yang dikelola untuk meningkatkan prestasi dan partisipasi olahraga masyarakat sekaligus sebagai penghasil PAD.
Venue ini meliputi lapangan basket, kolam renang, panjat tebing, dojo karate, judo, GOR tenis meja, GOR bulutangkis, serta gedung panahan dan angkat besi.
“Berbagai fasilitas ini Alhamdulillah menjadi salah satu pendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi Jatim. Semoga ke depan akan lahir banyak atlet-atlet berprestasi Internasional dari Jatim,” kata Khofifah.
Gubernur Khofifah, meninjau beberapa booth yang menampilkan berbagai cabor semisal, judo, gulat, bola voli, sepak takraw, baseball, balap sepeda, senam gymnastic, karate, angkat besi, dan panahan.
Para atlet ini merupakan atlet berprestasi yang dibina pada program sentra pembinaan olahraga pelajar Dispora Jawa Timur.
Lapangan Jatim Seger memiliki luas 7.198 meter persegi.
Dulu, lapangan ini merupakan Lapangan Atletik Kertajaya yang dibangun pada 1988 dengan memakai material gravel.
Lapangan atletik ini pernah digunakan sebagai venue cabor panahan pada PON 2000.
Pada 1997, menyambut pelaksanaan PON 2000, dilakukan renovasi berupa penambahan gravel dan area parkir.
Pada 2018, terjadi pengalihan aset dari KONI ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim.
Selanjutnya, di 2022, Dispora Jatim melaksanakan perbaikan lapangan atletik meliputi penggantian material gravel menjadi sandwich sistem, serta penambahan tembereng utara dan selatan.(kim/lio)



