Kota Malang, blok-a.com – Atlet E-sport Kota Malang menargetkan dua medali emas dan satu perak dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur (Jatim) 2025. Cabor yang kini semakin digemari generasi muda ini mempertandingkan empat gim populer yakni Free Fire (FF), Mobile Legends (ML), PUBG, dan E-Football.
Pelatih E-sport Kota Malang, Yonanda Siasanata, menyebut persiapan untuk Porprov Jatim ini telah dilakukan sejak Januari hingga Juni 2025. Latihan rutin dijalani oleh para atlet, baik yang berpengalaman maupun hasil seleksi ketat tahun lalu.
“Beberapa atlet kami sudah tampil di Porprov sebelumnya, sisanya hasil seleksi. Semua sudah berlatih intensif,” ujar Yonanda, Selasa (1/7/2025).
Ia mengakui Kota Surabaya menjadi rival terberat, terutama di nomor Mobile Legends. Namun untuk Free Fire dan PUBG, Kota Malang optimis bisa unggul. Dari hasil scrim se-Jawa Timur, tim Free Fire Kota Malang bahkan menempati peringkat teratas.
“Free Fire jadi andalan. Di scrim regional, kita di posisi pertama,” tambahnya.
Rangkaian pertandingan E-sport akan dimulai Selasa (1/7/2025) untuk PUBG di Lippo Plaza Kota Batu, dilanjutkan Mobile Legends (2/7), dan Free Fire (3/7). Kota Malang dipastikan absen di cabang Efootball karena keterbatasan waktu seleksi.
“Kami tak ikut Efootball karena waktunya terlalu mepet untuk seleksi dan pelatihan atlet,” jelas Yonanda.
Sementara itu, atlet Free Fire Kota Malang, Shagah Ramadani, menyatakan timnya siap bertanding meski masih menghadapi kendala teknis.
“Kekompakan sudah mulai terbangun, tapi masih ada kendala komunikasi dan perangkat saat latihan,” ucap Shagah, yang berperan sebagai rusher.
Tampil di Porprov untuk kedua kalinya, Shagah berharap tahun ini bisa membawa pulang emas.
“Semoga Porprov kali ini jadi momentum terbaik untuk tim kami,” tutupnya. (yog)




