Kota Malang, blok-a.com – Atlet Cabang Olahraga (Cabor) Panahan Kota Malang makin bersemangat menyumbang medali emas Porprov Jatim 2025. Hal ini karena adanya tambahan bonus selain dari Pemkot Malang.
Tambahan itu berasal Anggota DPRD Kota Malang, Rendra Masdrajad Safaat. Dia telah menyiapkan anggaran untuk memberi bonus bagi atlet panahan Kota Malang yang menyumbang medali di Porprov Jatim.
“Siapapun yang membawa medali akan mendapatkan apresiasi berupa bonus dari saya. Ini bentuk nyata dulungan dan motivasi agar mereka semakin semangat,” kata dia.
Dia pun mengingatkan agar para atlet untuk tidak pernah melupakan doa orang-orang terdekatnya sebagai modal utama meraih medali.
“Jangan pernah lupakan doa orang tua, guru, dan pelatih. Itulah kekuatan utama seorang atlet,” kata dia.
Rendra pun bukan tanpa alasan mengatakan hal tersebut. Dia memulai perjalanan hidupnya hanya bermodal tekad dan restu orang tua. Dia pun dengan modal itu sudah melebarkan sayap dari pengusaha sukses hingga kini jadi wakil rakyat.
Sementara itu, tim panahan Kota Malang sendiri sudah menyiapkan mental dan strategi untuk meraih hasil terbaik di Porprov Jatim. Salah satu caranya ialah dengan melaksanakan try-in dua hari melawan tim panahan dari Kota Surabaya. Uji coba itu berlangsung pada 14 – 15 Mei 2025.
Manajer Tim Panahan Kota Malang, Dani Sasmita menyebut, try-in ini sangat krusial dalam menakar kemampuan lawan serta menyiapkan strategis teknis.
“Try-in seperti simulasi medan perang. Surabaya adalah lawan tangguh, jadi kami bisa mengukur strategi yang harus diterapkan saat pertandingan nanti,” kata dia.
Dani menambahkan, 31 atlet panahan Kota Malang telah disiapkan untuk beetanding dalam lima nomor, yakni Compound, Recurve, Barebow, Standar Nasional, dan perpani Bow.
“Insyallah kami sudah siap 100 persen. Target utama kami adalah medali emas,” kata Dani.
Dari 25 medali uang diperebutkan, Dani tidak muluk-muluk targetnya. Dapat satu medali emas saja sudah mencapai targetnya.
Dukungan dari Pemkot Malang juga sudah terlihat terutama dalam bentuk pencairan pembinaan. Hal ini menurut Dani membantu proses persiapan.
“Mohon doa dan dikungan dari warga Kota Malang, karena ini perjuangan membawa nama baik daerah,” tutupnya. (bob)




