Blitar, blok-a.com – Bonus untuk para atlet peraih medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 di Kabupaten Blitar tidak akan diserahkan tahun ini. Bonus tersebut akan diberikan pada awal tahun 2026.
Hal ini diungkapakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Blitar, Anindya Putra Robertus, Jumat (117/7/2025).
“Bonus atlet akan diserahkan awal tahun 2026, sama dengan Kota Blitar,” kata Anindya.
Sebelumnya Ketua KONI Kabupaten Blitar sekaligus Wakil Bupati Blitar, Beky Herdihansah telah menjanjikan bonus uang bagi atlet yang meraih medali. Di mana rincian bonus tersebut adalah Rp30 juta untuk medali emas, Rp15 juta untuk perak, dan Rp10 juta untuk perunggu.
Dalam ajang Porprov IX Jawa Timur 2025 tersebut, kontingen Kabupaten Blitar berhasil meraih total 19 medali emas, 22 medali perak, dan 43 medali perunggu.
Kabupaten Blitar menduduki peringkat ke-14. Prestasi ini menurun dibandingkan tahun lalu, dimana Kabupaten Blitar berhasil meraih 27 medali emas, 23 perak, dan 39 perunggu, serta menempati posisi ke-8.
Anindya menambahkan, dengan jumlah medali tersebut, total anggaran yang diperlukan untuk bonus atlet mencapai sekitar Rp 1,3 miliar.
“Untuk medali emas, kami harus merogoh kocek Rp570 juta, medali perak Rp330 juta, dan perunggu Rp430 juta,” imbuhnya.
Anindya menegaskan, bahwa dana untuk bonus atlet bukan berasal dari kantong pribadi Wabup Beky, melainkan merupakan bagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang telah dianggarkan melalui dana hibah KONI.
“Seperti tahun kemarin, bonus ini dianggarkan oleh pemerintah,” tegasnya.
Alasan penundaan pemberian bonus ini berkaitan dengan efisiensi belanja anggaran. Sesuai dengan instruksi presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2025, pemerintah diminta lebih selektif dalam memberikan hibah, baik dalam bentuk uang, barang, maupun jasa.
“Kami ingin memberikan reward kepada atlet tahun ini, tetapi terbentur aturan yang tidak bisa dipaksakan,” ujarnya.
Dalam waktu dekat, pihak Dispora berencana untuk mengumpulkan para atlet dari cabang olahraga (cabor) yang meraih medali untuk memberikan penjelasan mengenai penundaan tersebut.
“Kami akan menjelaskan alasan penundaan pemberian reward, dan bonus akan diberikan pada awal tahun depan,” pungkas Kepala Dispora Kabupaten Blitar. (jar/lio)




