MALANG – Samsung nampaknya tak lagi memberikan kepala pengisi daya atau adaptor charger secara cuma-cuma ke dalam paket pembelian handphone baru mereka per tahun depan.
Perusahaan asal Korea Selatan ini rupanya mengambil langkah yang sama dengan apa yang bakal dilakukan pesaingnya, Apple. Raksasa asal California itu sebelumnya dikabarkan bakal menghilangkan aksesoris esensial satu itu.
Apple dikabarkan lebih dulu tak menyertakan adapter charger 5W dan 18W di kotak penjualan sejumlah ponsel pintar buatannya. Padahal, aksesori esensial itu selama ini selalu disertakan di dalam boks beserta perangkat utama.
Dikutip dari situs berita asal Korea, ETNews, keputusan ini dibuat Samsung demi menekan biaya produksi. Pasalnya, ada penambahan ongkos di manufaktur ponsel masa depan berbasis 5G.
Salah satu Samsung lovers, Taufan Cahyo, menilai apa yang akan dilakukan ponsel pabrikan Korea itu adalah hal yang buruk. “Aku rasa kalau mau beli handphone ya pasti harus dapat charger. Karena kalau dijual lagi, chargernya ya pasti disertakan juga, bukan malah disuruh beli terpisah,” urainya.
Sementara itu, penyuka Samsung lain, Rifki Aulia Santi akui tak setuju jika Samsung jadi mengaplikasikan hal ini. “Kan kita beli handphone baru, jadi harus dapat charger. Soalnya itu hal yang paling penting, masak punya handphone nggak punya charger, jadi nggak bisa ngecharge dong. Kalau headset its okay lah,” tutup wanita yang suka membeli produk-produk Samsung itu.