Mojokerto, blok-a.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Mojokerto adakan Apel Siaga Pengawas Pemilu 2024 se-Kota Mojokerto, di Gedung Tennis indoor, Jalan Joko Tole, Magersari, Mojokerto, Minggu (11/2/2024).
Kegiatan tersebut dihadiri Pj Walikota dan jajarannya, Forkopimda, Kapolresta yang diwakili oleh Wakapolresta, Dandim 0815 atau yang mewakili, Kejaksaan Negeri Kota, Ketua DPRD diwakili Wakil Ketua, Kalapas Mojokerto, Kepala Dinas Kominfo Kota.
Hadir pula Ketua Parpol, Kesbang, BKPSDM Jatim, Calon DPD, anggota Bawaslu Kota, Ketua KPU Kota yang diwakili Wakil Ketua, Kepala Satpol PP Kota, Kepala DLH Kota, Kepala Dinas Perhubungan kota, dan semua anggota Panwascam dan PKD, serta PTPS se-Kota Mojokerto.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Ketua Bawaslu Kota Mojokerto, Dian Pratmawati dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka optimalisasi tahapan masa tenang Pemilu 2024 yang diikuti semua jajaran pengawas pemilu hingga Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).
“Atas nama pribadi dan kelembagaan, kami berharap dengan adanya kegiatan ini dalam rangka pengawasan masa tenang, dan tahapan pengawasan pemungutan serta penghitungan suara, supaya kita bisa memaknai secara utuh, agar pemilu berjalan Luber dan Jurdil serta sesuai regulasi yang berlaku,” ungkap Dian.
Sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), bahwa masa tenang berlangsung 3 hari dan berakhir Selasa (13/2/2024). Untuk itu sangat penting untuk sama-sama menjaga kondusifitas, keamanan, kenyamanan, kedamaian dan kegembiraan dalam masa tenang kampanye di Kota Mojokerto.
Dalam rangka penyamaan persepsi tahapan masa tenang kampanye berlangsung aman dan tertib, dalam hal pencegahan Bawaslu Kota Mojokerto sudah menerbitkan surat imbauan kepada seluruh peserta Pemilu 2024.
Dalam hal ini Partai Politik, calon anggota DPD, dan juga DPRD, dengan maksud dan harapan semua peserta pemilu dapat membersihkan secara mandiri Alat Peraga Kampanye (APK) serta tidak melakukan kampanye dalam bentuk apapun yang mengarah pada ajakan untuk memilih guna terbinanya iklim pemilu yang terbuka, adil, dan berkepastian hukum.
“Selain itu Bawaslu Kota Mojokerto telah melakukan identifikasi kerawanan, baik kerawanan pada masa tenang, kerawanan persiapan pemungutan suara, kerawanan pelaksanaan pemungutan suara, kerawanan persiapan penghitungan suara, kerawanan pelaksanaan penghitungan suara, serta kerawanan pasca penghitungan suara,” tambah Dian.
“Serta secara kolektif dan berjenjang Bawaslu telah melakukan identifikasi TPS rawan yang hasilnya hari ini akan dipublikasikan secara serentak se-Indonesia oleh Bawaslu, Bawaslu Propinsi, dan Bawaslu Kabupaten/Kota,” lanjut Dian.
“Pada masa tenang semua peserta pemilu dilarang kampanye dengan metode apapun, hal-hal yang dapat mengarah pada dugaan pelanggaran baik secara administratif maupun pidana, akan diproses dan ditindak lanjuti oleh jajaran Bawaslu sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku dengan sanksi administrasi terberat yaitu pembatalan sebagai calon anggota DPR, DPD, DPRD Propinsi, maupun DPRD Kota,” imbuhnya.
Ketua Bawaslu Kota Mojokerto mengajak semua pihak untuk ikut memberi dukungan demi terlaksananya Pemilu 2024 yang aman, nyaman dan damai di Kota Mojokerto.
“Kami menyadari bahwa dalam pengawasan secara universal dengan jumlah personil yang tidak memadai, maka dukungan dari semua pihak sangat kami harapkan, baik dukungan keamanan, dan ketertiban, melakukan pemantauan dan pengawasan maupun berpartisipasi untuk melaporkan dugaan pelanggaran demi terwujudnya pemilu di Mojokerto yang Demokratis dan bermartabat,” pungkas Dian.
Pada kesempatan itu, Mas Pj Walikota Mojokerto, M. Ali Kuncoro memberikan sambutan singkat yang berisi ajakan untuk tetap menjaga netralitas, kondusifitas, keamanan dan kenyamanan baik sebelum dan sesudah pencoblosan pada 14 Februari 2024 mendatang.
“Mari kita sama-sama menjaga suasana Kota Mojokerto yang sudah teduh, aman, dan damai ini sampai tanggal 14 Februari nanti, juga sampai penetapan siapapun pemenangnya. Ini harus kita lakukan bersama-sama, semua elemen, komponen strategis yang ada di Kota Mojokerto, harus bersama-sama mewujudkan,” ucap Mas Pj.
Mas Pj mengungkapkan, untuk membersihkan APK sebenarnya adalah tugas peserta pemilu. Namun jika masih ada yang tidak dibersihkan, maka Bawaslu dibantu stakeholder yang harus membersihkan.
“Mulai tadi malam sudah memasuki masa tenang. Saya mendapat laporan pembersihan APK, jadi tolong peserta pemilu segera membersihkan APK, karena sebetulnya itu adalah kewajiban partai politik dan peserta pemilu, namun jika tidak bisa dibersihkan, itu akan menjadi domain Bawaslu dengan dibantu beberapa stakeholder untuk membersihkannya,” lanjut Mas Pj.
Menurut Mas Pj, semua yang hadir disini harus bangga, karena ini pertanda bahwa negara membutuhkan kalian semua. Ini merupakan tugas mulia, sejarah mencatatnya, dan yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu merupakan bagian yang tak terpisahkan dari bagian suksesnya pemilu 2024.
“Kalian semua yang hadir disini harus bangga, karena pertanda negara membutuhkan kalian semua, karena ini tugas mulia dan sejarah mencatatnya sebagai bagian tak terpisahkan atas suksesnya pelaksanaan pemilu 2024. Bicara soal tugas mulia yang tak lepas harus ikhlas demi terwujudnya pemilu yang tertib, aman, damai, dan berintegritas,” pungkas Mas Pj.(sya)




