Mojokerto, blok-a.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto menggelar Rapat Pleno Terbuka terkait Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto tahun 2024.
Acara tersebut berlangsung di Aula Hotel Aston, Jalan Raya Bypass, Kenanten, Puri, Mojokerto, pada Jumat (20/9/2024).
Rapat ini dihadiri oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari 18 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Mereka mengikuti proses penetapan hasil perbaikan DPT di setiap kecamatan.
Selain dari PPK, hadir pula perwakilan lintas partai politik, kejaksaan, pengadilan, polres, kodim, dan perwakilan dari kedua bakal calon bupati dan wakil bupati.
Berdasarkan hasil pemutakhiran data, DPT Kabupaten Mojokerto mencakup 18 kecamatan dan 304 desa/kelurahan, dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 1.618.
Total pemilih yang terdaftar adalah 845.655 orang, terdiri dari 421.973 pemilih laki-laki dan 423.682 pemilih perempuan.
Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Mojokerto, Achmad Febrianto, menyatakan bahwa DPT untuk Pilkada 2024 mengalami penurunan dibandingkan Pemilu 2024 yang lalu.
“Jumlah pemilih dalam Pilkada Serentak 2024 mengalami penurunan dibandingkan dengan Pemilu 2024,” ujar Febrianto dalam rapat tersebut.
Febrianto juga menambahkan, DPT Mojokerto didominasi oleh pemilih perempuan, dengan selisih kecil dibandingkan pemilih laki-laki.
“Pemilih perempuan mendominasi DPT, dengan total 423.682 pemilih,” jelasnya.
Penurunan DPT, lanjut Febrianto, disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kematian dan perpindahan domisili. Selain itu, KPU juga menetapkan jumlah TPS di Kabupaten Mojokerto sebanyak 1.618, tersebar di 304 desa.(sya/lio)




