Mojokerto, blok-a.com – Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri, S.I.K., M.H., melakukan pengecekan gudang logistik KPU di Jalan Tropodo, Kota Mojokerto, Senin (4/11/2024).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan keamanan logistik jelang pelaksanaan Pilkada 2024.
Dalam pengecekan tersebut, Kapolres didampingi oleh Kasat Intelkam AKP Kunadi, Kasat Samapta AKP Anang Leo Afera, Kasat Lantas AKP Mulyani, Kapolsek Prajuritkulon AKP Edi, Kasihumas IPDA Agung, serta Ketua KPU Kota Mojokerto, Usmuni.
“Tujuan pengecekan ini untuk memastikan tidak ada kendala yang dapat mempengaruhi proses penyimpanan dan distribusi logistik selama Pilkada 2024,” ujar AKBP Daniel.
AKBP Daniel menekankan pentingnya keamanan dan kesiapan logistik, termasuk kotak suara dan alat peraga, agar seluruh proses pemilu berjalan lancar.
Ia mengimbau semua pihak untuk menjaga integritas dan transparansi selama tahapan Pilkada 2024.
“Sebagai antisipasi terhadap kejadian yang tidak diinginkan, kami telah menugaskan anggota untuk berjaga di kantor KPU selama 24 jam,” tambahnya.
Pengecekan juga mencakup instalasi kelistrikan di gudang logistik untuk meminimalisir risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran.
Selain itu, koordinasi dengan PLN akan dilakukan untuk memastikan keamanan listrik di lokasi tersebut.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan KPU untuk mengedukasi warga sekitar agar tidak membakar sampah di sekitar gudang logistik,” jelas Daniel.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Daniel mengingatkan petugas di KPU untuk tetap waspada terhadap situasi sekitar.
“Kita tidak boleh meremehkan keadaan, walaupun situasi di Kota Mojokerto relatif aman. Waspada dan tidak lengah adalah kunci,” tegasnya.
Ketua KPU Kota Mojokerto, Usmuni, menambahkan bahwa pengamanan logistik telah dilakukan secara ketat. Proses pelipatan kertas suara akan dilaksanakan dengan teliti untuk memastikan setiap wilayah mendapatkan surat suara yang dibutuhkan.
“Kunjungan ini menunjukkan komitmen bersama antara kepolisian dan KPU untuk menyukseskan Pilkada 2024 yang aman dan demokratis di Kota Mojokerto. Dengan sinergi yang baik, diharapkan partisipasi masyarakat dalam pemilu dapat meningkat,” tutup Usmuni.(sya/lio)




