Jombang, blok-a.com – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 yang akan berlangsung pada 27 November mendatang, Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang telah memulai pendistribusian logistik Pilkada.
Proses distribusi dimulai pada Sabtu (23/11/2024) pagi, dengan melibatkan berbagai elemen aparat dan pemerintah daerah.
Kegiatan ini diawali dengan Apel Gelar Pasukan Persiapan Distribusi Logistik Pilkada 2024 di halaman Gedung Tenis Indoor Jombang. Apel tersebut diikuti oleh personel dari Polres Jombang, Kodim 0814, Satpol PP, Dinas Perhubungan, KPU, Bawaslu, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), serta dihadiri perwakilan Forkopimda dan sejumlah Kepala OPD terkait.
Setelah apel, logistik Pilkada mulai didistribusikan ke wilayah Utara Brantas, seperti Kecamatan Kabuh, Ngusikan, Ploso, dan Plandaan.
Prosesi pelepasan armada logistik dipimpin langsung oleh Wakapolres Jombang, Kompol Hari Kurniawan, S.H., M.H., bersama Kepala Bakesbangpol Drs. Anwar MKP, dan Ketua KPU Jombang Ahmad Udi Masjkur.
Pelepasan ditandai dengan pemecahan kendi yang dihiasi ronce melati dan pengibaran bendera start sebagai simbol harapan kelancaran distribusi.
Ketua KPU Jombang, Ahmad Udi Masjkur, menyampaikan bahwa pendistribusian logistik dilakukan secara bertahap mulai 23 hingga 26 November 2024.
Seluruh logistik dijadwalkan tiba di desa-desa pada H-1 pelaksanaan Pilkada, sehingga siap digunakan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Distribusi tahap pertama mencakup lima kecamatan di wilayah utara Brantas. Tahapan ini telah direncanakan secara matang dengan melibatkan koordinasi berbagai pihak, serta mempertimbangkan berbagai kendala yang mungkin terjadi, termasuk potensi cuaca buruk,” jelasnya.
Selama proses pendistribusian, logistik Pilkada mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan TNI untuk memastikan keamanannya.
Hal ini merupakan langkah krusial dalam mempersiapkan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 secara tepat jenis, tepat jumlah, dan tepat waktu.
Pendistribusian logistik yang berjalan lancar ini menjadi salah satu indikator kesiapan Kabupaten Jombang dalam menyukseskan Pilkada.
Dengan sinergi yang solid antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan penyelenggara pemilu, Pilkada Serentak diharapkan dapat berlangsung tanpa hambatan pada 27 November mendatang.(sya/lio)




